Atasi Kekeringan, Tagana Pandeglang Distribusikan Air Bersih
- 13 Agt 2024 10:08 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Kabupaten Pandeglang, Banten, sedang mengalami kekeringan parah yang dimulai sejak awal Agustus 2024. Krisis air bersih ini terutama dirasakan di Kecamatan Sukaresmi, dengan tiga desa terdampak, yaitu Desa Pasir Kadu, Desa Sukaresmi, dan Kubangkampil. Anggota Tagana Banten, Ade Mulyana dalam Dialog Pagi di RRI, Selasa (13/8/2024) menjelaskan bahwa kekeringan ini telah menyebabkan sebelas kampung di Desa Sukaresmi mengalami kesulitan air bersih.
“Di Desa Sukaresmi saja, ada sebelas kampung yang mengalami kekurangan air bersih. Masyarakat di beberapa tempat bahkan harus mengambil air dari daerah lain seperti Cilember,” ujar Ade.
Tagana Pandeglang telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi situasi ini dengan berkoordinasi dengan BPBD Pandeglang dan instansi terkait lainnya. Untuk mengatasi kekurangan air, Tagana Pandeglang telah menyiapkan tim dan armada operasional untuk distribusi air bersih ke daerah-daerah terdampak.
Ade menyatakan bahwa Tagana Kab. Pandeglang telah menyiapkan personil untuk turun ke lapangan. "Sebagai langkah awal, kami bekerja sama dengan BPBD untuk mengirimkan air bersih. Kami melakukan empat kali pengiriman sehari, bahkan hingga larut malam," katanya.
Kekeringan ini juga menimbulkan tantangan bagi Tagana dalam hal akses jalan yang terkadang rusak dan mempersulit distribusi air. "Kami harus berhati-hati dan memastikan keamanan distribusi, terutama saat melewati jalan yang rusak," ujar Ade.
Selain mengandalkan pengiriman air, Tagana juga berkoordinasi dengan pemerintah untuk mencari solusi jangka panjang, termasuk pengembangan sumber air bersih yang berkelanjutan. “Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak lain, seperti organisasi non-pemerintah dan donatur, untuk memastikan pasokan air bersih yang memadai bagi masyarakat,” ujarnya.
Ade juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air selama musim kekeringan ini dan berharap adanya sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....