Strategi BPBD Banten Hadapi Musim Kemarau
- 05 Jul 2024 08:03 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten tengah mengintensifkan strategi menghadapi musim kemarau yang telah memasuki fase kritis sejak April lalu. Dalam upayanya mengurangi dampak kekeringan, BPBD Banten telah mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak, termasuk Banten Utara, Tangerang Raya, Serang, dan Banten Selatan. Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten, Asep Mulya Hidayat, musim kemarau kali ini merupakan tantangan serius bagi BPBD. Meskipun masih terjadi hujan anomali, namun kondisi umum sudah masuk musim kering. "BPBD Banten fokus pada pengelolaan risiko bencana dengan pendekatan yang mencakup pengelolaan air melalui waduk, bendungan, dan embung untuk menjamin pasokan air baku bagi kebutuhan sehari-hari, industri, dan pertanian," ujar Asep
Asep juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana. "Masyarakat perlu dilibatkan aktif dalam proses ini. Mereka dapat meningkatkan kemampuan sendiri dalam menghadapi bencana melalui pendidikan dan pelatihan yang kami sediakan," ujarnya.
Selain kekeringan, BPBD Banten juga telah menyiapkan strategi dalam menghadapi berbagai jenis bencana lainnya seperti banjir, gempa bumi, dan longsor. Koordinasi antar instansi di daerah ini menjadi kunci utama dalam menjalankan strategi pengelolaan risiko bencana secara efektif. Penggunaan teknologi seperti Early Warning System (EWS) juga menjadi prioritas. "Kami telah memasang sensor dan sirene di beberapa lokasi strategis, termasuk di wilayah pesisir yang rentan terhadap tsunami, seperti di sekitar Gunung Krakatau," katanya. Hal ini bertujuan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga mereka dapat segera mengambil langkah-langkah penyelamatan diri.
Asep juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen dalam mendukung upaya-upaya BPBD. "Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk OPD terkait pengelolaan air dan mitigasi bencana. Revitalisasi sungai dan program penghijauan juga telah dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kering ini," katanya.
Dengan berbagai langkah preventif dan peningkatan kapasitas, BPBD Banten optimis dapat mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh musim kering tahun ini. Mereka tetap berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kesejahteraan seluruh warga Banten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....