Organisasi Kebijakan Publik Minta Komjen Suyudi Fokus Tiga Agenda Utama Polri

  • 01 Okt 2026 15:45 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • DPR RI secara resmi menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
  • Movement For Future (MFF) Syndicate, kelompok kajian hukum dan kebijakan publik, menyambut baik keputusan pengesahan Komjen Suyudi sebagai Kapolri baru.

RRI.CO. ID, Serang - Kelompok kajian hukum dan kebijakan publik, Movement For Future (MFF) Syndicate menyambut baik keputusan DPR RI yang menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Pengesahan mantan Kapolda Banten itu dilakukan usai Komjen Suyudi merampungkan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pendiri MFF Syndicate, M. Fauzan Febriansyah menegaskan, pergantian pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara ini tak boleh cuma jadi seremoni pergantian sosok. Momen ini harus dimanfaatkan untuk merombak penegakan hukum agar makin adaptif merespons tantangan zaman.

"Komjen Suyudi punya rekam jejak panjang di reserse, kewilayahan, sampai memimpin BNN. Pengalaman ini jadi modal penting untuk membawa perspektif hukum yang tegas sekaligus tetap humanis," ujar Fauzan, Kamis, 1 Oktober 2026.

Fauzan mengingatkan, pekerjaan rumah Kapolri baru amat berat. Selain kejahatan konvensional dan peredaran narkoba, ancaman kejahatan digital, penipuan berbasis teknologi, hingga potensi konflik sosial menuntut penanganan yang cepat dan modern.

Atas dasar itu, MFF Syndicate mendorong kepemimpinan baru di bawah komando Komjen Suyudi untuk fokus mengawal tiga agenda mendesak: supremasi hukum, reformasi kelembagaan, dan pemulihan kepercayaan publik.

"Polri butuh kepemimpinan yang bisa memastikan hukum bekerja profesional, transparan, dan terukur. Kewenangan besar kepolisian wajib diimbangi dengan akuntabilitas yang tinggi juga," ucapnya.

Ia menambahkan, tolok ukur keberhasilan Kapolri baru terbilang sederhana, yakni ketika hukum tegak secara adil tanpa mengangkangi hak-hak dasar masyarakat. MFF Syndicate juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Jenderal Listyo Sigit dan berharap proses transisi di tubuh Polri berjalan mulus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....