Bang Andra Percepat Konektivitas Jalan Desa di Banten
- 30 Sep 2026 16:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) terus dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik dan kegiatan ekonomi. Program tersebut dilaksanakan melalui APBD Provinsi Banten berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pedoman Konektivitas Pembangunan di Wilayah Provinsi Banten.
Pada tahun 2025, pembangunan melalui program Bang Andra tersebar di lima kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang, serta Kota Serang. Secara keseluruhan, program tersebut memiliki total anggaran sekitar Rp184 miliar dengan capaian pembangunan jalan sepanjang 71 kilometer.
Gubernur Banten Andra Soni pada peresmian jalan program Bang Andra di Kecamatan Malingping, Rabu, 30 September 2026 mengatakan, pembangunan jalan desa melalui program Bang Andra dilaksanakan dengan sungguh-sungguh agar hasil pembangunan dapat digunakan masyarakat secara optimal. "Pembangunan jalan desa melalui program Bang Andra dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya agar dapat dipergunakan oleh masyarakat dan memberikan manfaat," kata Andra Soni.
Pembangunnan jalan melalui program ini dilatarbelakangi kondisi sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Banten yang sebelumnya membutuhkan penanganan dan peningkatan kualitas. "Lahirnya program Bang Andra dilatarbelakangi kondisi jalan di sebagian besar wilayah Banten yang sangat memprihatinkan," ujarnya.
Andra Soni mengatakan, pelaksanaan program tersebut dapat terealisasi dengan dukungan para kepala daerah di Provinsi Banten. Kolaborasi antarpemerintah menjadi salah satu bagian penting dalam mempercepat pembangunan konektivitas jalan di daerah.
"Dengan dukungan para kepala daerah di Banten, akhirnya terealisasi program Bangun Jalan Desa Sejahtera," kata Andra Soni.
Pembangunan jalan melalui Bang Andra diharapkan tidak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga memperkuat akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, serta pusat-pusat kegiatan ekonomi. Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pemerintah pusat, konektivitas jalan di berbagai wilayah Banten diharapkan terus meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sebelum dilakukan serah terima dari pelaksana proyek kepada pemerintah, ruas jalan yang telah selesai dibangun terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, dalam laporan menyampaikan, pembangunan jalan daerah di Provinsi Banten tidak hanya dilakukan menggunakan sumber pembiayaan dari APBD provinsi, tetapi juga melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. "Pembangunan jalan daerah di Provinsi Banten juga dilakukan berkolaborasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PU," kata Arlan dalam laporannya.
Ia menjelaskan, melalui dukungan pemerintah pusat dengan menggunakan dana APBN, telah dibangun sembilan ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten. "Melalui dana APBN, dibangun sembilan ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi dan kewenangan kabupaten sepanjang 28 kilometer," ujarnya.
Salah satu ruas jalan yang diresmikan dalam kegiatan tersebut berada di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Jalan Bang Andra di wilayah tersebut memiliki panjang sekitar 2,970 kilometer dan menghubungkan wilayah Cikeusik dengan Cijaku.
Pembangunan ruas jalan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp7,2 miliar dan diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan tidak semata-mata ditujukan untuk membangun fisik jalan, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap sektor lainnya. "Pembangunan jalan dilakukan bukan hanya sekadar untuk membangun, namun untuk menunjang sektor lainnya," kata Hasbi dalam sambutannya.
Ia menyebutkan, keberadaan jalan yang baik akan mendukung akses masyarakat menuju berbagai pelayanan dasar, termasuk layanan kesehatan dan pendidikan. Selain itu, infrastruktur jalan juga menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil kegiatan ekonomi.
Hasbi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lebak melalui program Bang Andra. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah peduli dan membangun jalan di Lebak melalui program Bang Andra," ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. "Saya meminta masyarakat tidak sekadar menggunakan jalan, tetapi juga ikut merawatnya," kata Hasbi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....