Sucofindo Dorong Industri Banten Lebih Proaktif Lakukan Inspeksi
- 22 Sep 2026 08:14 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – PT Sucofindo (Persero) Cabang Cilegon mendorong pelaku industri di Provinsi Banten menjadikan inspeksi dan sertifikasi sebagai bagian dari pengelolaan risiko, bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan peralatan industri tetap aman dan andal saat digunakan.
Operational Coordinator Sucofindo Cilegon, Mumu Mujahid Ali mengatakan, pemeriksaan terhadap equipment perlu dilakukan sebelum terjadi gangguan atau insiden. Menurutnya, hasil inspeksi dapat memberikan gambaran kondisi peralatan sekaligus menjadi dasar untuk menentukan tindakan yang perlu dilakukan perusahaan.
“Untuk equipment-equipment yang digunakan di dalam sebuah industri, jangan tunggu sampai terjadi suatu insiden, segera lakukan inspeksi ataupun sertifikasi untuk menjamin kehandalan equipment tersebut dalam beroperasi,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Senin, 21 September 2026.
Mumu menjelaskan, inspeksi dilakukan sesuai kode dan standar yang berlaku. Untuk portofolio industri, pemeriksaan dapat mengacu pada regulasi Kementerian Ketenagakerjaan. Sementara untuk aset energi baru terbarukan, pemeriksaan dapat menggunakan standar seperti American Society of Mechanical Engineers (ASME) dan American Petroleum Institute (API), termasuk pada bejana tekan, tangki timbun, boiler, pipeline, hingga equipment produksi energi geothermal.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tidak berhenti pada penilaian memenuhi atau tidak memenuhi standar. Sucofindo juga memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pemeriksaan. Jika ditemukan kondisi equipment yang belum memenuhi persyaratan, perusahaan dapat diarahkan melakukan perbaikan dengan metode yang mengacu pada standar yang digunakan.
Mumu menyebut, proses pemeriksaan harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Setiap tahapan menjadi dasar untuk menghasilkan analisa, kesimpulan, dan rekomendasi. Karena itu, pemeriksaan dilakukan menggunakan peralatan yang terkalibrasi agar hasil pengukuran dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Bidang Inspeksi Teknik Sucofindo Cilegon, Djaka Permana menambahkan, informasi dari hasil inspeksi dapat membantu perusahaan menentukan langkah terhadap kondisi peralatan mereka. Informasi tersebut dapat menjadi bahan perusahaan menyusun maintenance atau melakukan perbaikan dan improvisasi operasional.
“Kegiatan yang kita lakukan itu output-nya itu berupa informasi ter-update terkait kondisi keadaan peralatan mereka,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....