Masker Langka, Pemkot Serang Bagikan Masker Gratis Kepada Warga
- 07 Sep 2026 14:04 WIB
- Banten
Poin Utama
- Stok masker di hampir seluruh apotek Kota Serang habis terjual karena tingginya permintaan warga akibat guyuran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Pemerintah Kota Serang melakukan intervensi dengan membagikan masker gratis di kawasan Ciceri pada Senin, 7 September 2026, untuk mencegah kelangkaan dan kepanikan masyarakat.
- Wali Kota Serang Budi Rustandi mengambil langkah ini karena persediaan masker di pasaran mulai menipis seiring meningkatnya tingkat kepanikan warga terhadap dampak abu vulkanik.
RRI.CO.ID, Serang – Imbas guyuran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, stok masker di hampir seluruh apotek Kota Serang ludes diburu warga. Membendung kelangkaan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang turun ke jalan membagikan masker gratis di kawasan Ciceri, Senin, 7 September 2026.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengaku, langkah intervensi ini diambil karena persediaan masker di pasaran mulai menipis seiring tingginya kepanikan warga.
“Hari ini kita tahu hampir seluruh apotek habis masker. Makanya yang enggak kebagian, kami upayakan bagi gratis. Saya imbau seluruh masyarakat wajib pakai masker,” ujar Budi, Senin, 7 September 2026.
Selain membagikan masker, Pemkot Serang juga meliburkan aktivitas tatap muka di sekolah dan mengalihkannya ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari rumah per hari ini.
Meski begitu, Budi menegaskan, keputusan apakah PJJ bakal diperpanjang atau tidak baru akan ditentukan sore ini setelah mengantongi analisis cuaca terkini dari BMKG dan laporan tim lapangan.
"Kita lihat situasi dari BMKG dulu, keadaan awan erupsinya menurun atau tidak. Nanti sore setelah laporan masuk ke saya, baru diputuskan kelanjutan PJJ," ucapnya.
Berbeda dengan para siswa, Budi memastikan tidak ada kebijakan meliburkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Serang. Hanya saja, agenda rutin upacara bendera hari Senin resmi ditiadakan untuk menghindari paparan abu di ruang terbuka.
Seorang warga Ciceri, Reza yang kebagian masker gratis, menyebut perburuan masker di toko-toko obat memang mendadak ramai sejak pagi.
"Saya belum sempat beli ke apotek, tapi tadi lihat orang-orang memang sudah mulai ramai borong masker. Pembagian gratis ini lumayan buat nambah stok di rumah," kata Reza.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....