Perkuat Kolaborasi, Wabup Pimpin Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting
- 02 Sep 2026 06:23 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lebak dalam rangka memperkuat perencanaan dan implementasi program sesuai tahapan aksi percepatan penurunan stunting. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Lebak, Selasa,1 September 2026.
Rakor TPPS menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan program percepatan penurunan stunting berjalan secara terarah dan efektif. Dalam rapat tersebut, berbagai hal terkait perencanaan, pelaksanaan, serta penguatan intervensi percepatan penurunan stunting menjadi perhatian bersama.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Lebak. Upaya penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara terpadu.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta unsur masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat berjalan secara optimal. Amir Hamzah mengatakan, perencanaan dan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan tepat sasaran.
Seluruh program juga harus mengacu pada data yang akurat agar intervensi yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat. "Perencanaan dan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dilakukan secara terintegrasi, tepat sasaran, dan berbasis data yang akurat. Ketersediaan data yang valid menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Amir Hamzah.
Ia menilai data yang valid diperlukan untuk mengetahui kondisi keluarga sasaran secara lebih tepat, termasuk dalam menentukan bentuk intervensi yang diperlukan. Dengan demikian, program yang dilaksanakan di lapangan diharapkan tidak hanya bersifat umum, tetapi mampu menyentuh kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran penanganan stunting.
Dalam Rakor TPPS tersebut juga dibahas Program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program Genting merupakan salah satu upaya yang didorong untuk memperkuat dukungan terhadap keluarga sasaran dalam rangka mencegah dan menurunkan risiko stunting.
Program tersebut mencakup sejumlah bentuk dukungan dan intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga penerima manfaat. Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan nutrisi bagi keluarga sasaran yang membutuhkan.
Selain bantuan nutrisi, intervensi juga mencakup bantuan akses air bersih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Bantuan jamban sehat dan sanitasi turut menjadi bagian dari intervensi dalam Program Genting.
Hal tersebut dinilai penting karena kondisi sanitasi dan lingkungan yang baik memiliki keterkaitan dengan upaya menjaga kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak. Program Genting juga mencakup bantuan rumah layak huni bagi keluarga sasaran yang membutuhkan dukungan dalam aspek tempat tinggal.
Selain bantuan fisik, program tersebut juga diarahkan pada edukasi dan pendampingan bagi keluarga sasaran agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan stunting. Melalui edukasi dan pendampingan, keluarga diharapkan dapat berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak serta menerapkan pola hidup sehat.
Amir Hamzah menegaskan, keberhasilan percepatan penurunan stunting membutuhkan konsistensi, koordinasi, serta penguatan intervensi dari hulu hingga hilir. Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memastikan setiap program percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara terarah, berbasis data, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....