PNBP dari Aset Negara di Wilayah Banten hingga Juli 2026 Capai Rp. 52,80 Miliar
- 27 Agt 2026 08:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pengelolaan aset negara di wilayah Banten hingga 31 Juli 2026 menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp52,80 miliar. Realisasi tersebut mencapai 56,48 persen dari target tahun berjalan.
Kepala Kanwil DJKN Banten, Kusuma Santi Wahyuningsih, menyampaikan capaian tersebut dalam kegiatan paparan daring Konferensi Pers APBNKiTA Regional Banten periode sampai dengan 31 Juli 2026, Rabu 28 Agustus 2026. Pengelolaan aset negara di Banten mencakup PNBP dari pengelolaan aset, piutang, dan lelang.
Santi menjelaskan, realisasi PNBP dari pengelolaan aset, lelang, dan piutang negara hingga 31 Juli 2026 terkontraksi 27,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Kontribusi utama berasal dari realisasi lelang sebesar Rp27,91 miliar," ujarnya, Rabu 26 Agustus 2026.
Untuk bidang lelang, realisasi PNBP hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp27,91 miliar atau 125 persen dari target bulan Juli sebesar Rp22,40 miliar. Capaian tersebut tumbuh 12,58 persen secara tahunan, dengan kontribusi terbesar berasal dari KPKNL Tangerang I dan KPKNL Tangerang II.
Sementara itu, realisasi pokok lelang mencapai Rp897,38 miliar atau 51,94 persen dari target tahunan. Pejabat Lelang Kelas I mendominasi pelaksanaan lelang dengan kontribusi 76 persen dari total pokok lelang atau sebesar Rp679,73 miliar.
Santi juga menyampaikan realisasi PNBP Piutang Negara hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp101,09 juta, tumbuh 10,78 persen dibandingkan realisasi Juni 2026. Realisasi tersebut berasal dari penyerahan piutang dari Kementerian/Lembaga, sedangkan piutang untuk Pemerintah Daerah belum mencatat realisasi hingga Juli 2026.
Pada pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), realisasi PNBP tercatat sebesar Rp24,78 miliar atau 125,72 persen dari target sampai dengan 31 Juli 2026. Posisi PNBP tersebut antara lain berasal dari KPKNL Tangerang I sebesar Rp11,33 miliar, KPKNL Serang sebesar Rp8,23 miliar, dan KPKNL Tangerang II sebesar Rp5,22 miliar.
Sementara itu, total underlying asset di Provinsi Banten mencapai Rp31,70 triliun atau 32,03 persen dari total nilai BMN di wilayah Banten. Kontribusi BMN pada proyek strategis nasional di wilayah Banten tahun 2026 juga tercatat sebesar Rp65,51 miliar, yang terdiri dari sektor Air Baku sebesar Rp44,84 miliar, Bendungan Karian Rp8,03 miliar, dan Jalan Tol Serang-Panimbang Rp12,62 miliar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....