Warga Pandeglang Swadaya Aspal Jalan Rusak
- 26 Agt 2026 07:29 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Puluhan warga Kampung Cengkel, Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, melakukan pengaspalan jalan kabupaten secara swadaya. Aksi gotong royong ini terpaksa ditempuh masyarakat akibat kekecewaan menunggu perbaikan infrastruktur yang tidak kunjung direalisasikan pemerintah daerah selama puluhan tahun.
Ruas jalan kabupaten yang diperbaiki warga secara mandiri tersebut berlokasi sangat dekat dari pusat pemerintahan daerah Kabupaten Pandeglang. Koordinator lapangan swadaya masyarakat, Dedi menyatakan kondisi jalan rusak parah tersebut sudah dibiarkan tanpa perbaikan selama tiga puluh tahun terakhir.
| Baca juga: Enam Hektar Lahan di Cigeulis Terbakar |
"Kurang lebih sudah tiga puluh tahun tidak ada pembangunan dari Pemkab Pandeglang dan yang kami dapat hanya janji terus tapi tidak ada realisasi. Semua biaya dari masyarakat patungan dan alat silinder penggilas aspal juga kami sewa sendiri," ujarnya, Selasa 25 Agustus 2026.
Proses perbaikan infrastruktur jalan ini dikatakannya dikerjakan secara bertahap oleh warga dari Kelurahan Cilaja bersama warga Kelurahan Pagerbatu. Biaya operasional pekerjaan swadaya ini disebutnya bersumber sepenuhnya dari sumbangan sukarela masyarakat yang terus mengalir demi kelancaran mobilitas harian.
"Biaya pengaspalan diperkirakan mencapai tiga juta setengah rupiah per hari dan belum bisa dihitung totalnya karena pekerjaan masih berlangsung. Untuk pemasangan paving block sebelumnya saja warga menghabiskan lebih dari tujuh belas juta rupiah belum termasuk semen dan batu," katanya
Ia menyebut pekerjaan pengaspalan jalan lingkungan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga hari oleh tenaga warga setempat. Selain melapisi permukaan jalan dengan aspal, warga juga membersihkan saluran air dan tembok penahan tanah di sisi jalan.
Menurut Dedi rencana perbaikan swadaya ini akan terus dilanjutkan hingga menghubungkan seluruh ruas jalan antara wilayah Cilaja menuju Pagerbatu. Masyarakat pun mendesak agar pemerintah daerah segera membuka mata terhadap kondisi infrastruktur pelosok daerah yang memprihatinkan.
"Harapan kami sederhana agar Pemkab Pandeglang membuka mata dan segera membangun jalan-jalan yang memang sudah lama rusak di pelosok daerah," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....