Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Lebak Tekankan Nasionalisme
- 18 Agt 2026 01:58 WIB
- Banten
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Lebak menyelenggarakan upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Alun-alun Rangkasbitung pada Senin, 17 Agustus 2026.
- Bupati Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya berperan sebagai inspektur upacara dalam kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut.
- Bupati Hasbi menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum mengenang jasa pahlawan dan memperkuat semangat kebangsaan.
RRI.CO.ID, Lebak — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, di Alun-alun Rangkasbitung, Senin, 17 Agustus 2026. Upacara tersebut berlangsung sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di kalangan aparatur pemerintah dan masyarakat.
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut. Dalam amanatnya, Bupati Hasbi menegaskan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan.
Peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk kembali mengingat sejarah panjang perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan. “Perayaan hari kemerdekaan ini untuk mengingatkan betapa beratnya perjuangan nenek moyang kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” kata Bupati Hasbi.
Ia mengatakan, generasi saat ini tidak secara langsung merasakan penderitaan yang dialami para pejuang dan pendiri bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan. Namun, semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi penerus melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita generasi penerus tidak mampu merasakan penderitaan mereka, tapi di hari ini mengingatkan bahwa betapa beratnya perjuangan para pendiri bangsa dari tangan penjajah,” ujar Hasbi.
Bupati Hasbi menjelaskan, salah satu esensi penting dari nasionalisme adalah tumbuhnya rasa memiliki terhadap bangsa dan negara. Rasa memiliki tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan sesama warga negara.
Menurutnya, nasionalisme tidak cukup hanya ditunjukkan melalui simbol-simbol kebangsaan, tetapi juga melalui perilaku yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sikap saling membantu dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan kuat.
“Nasionalisme itu bagaimana kita mempunyai rasa memiliki terhadap bangsa, negara, dan lingkungan sekitar, termasuk kepedulian untuk saling tolong-menolong antar sesama,” ucap Hasbi.
Memasuki tahapan menuju visi Indonesia Emas 2045, Bupati Hasbi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi lintas sektor. Ia juga mengingatkan pentingnya mengawal berbagai program prioritas pemerintah agar pelaksanaannya benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam pidato kenegaraan Presiden pada 14 Agustus 2026 yang menekankan pentingnya kerja bersama dalam mencapai tujuan pembangunan nasional. Bupati Hasbi meminta seluruh jajaran Pemkab Lebak untuk menerjemahkan berbagai program prioritas tersebut melalui kerja yang terukur dan bertanggung jawab.
Dalam menjalankan pemerintahan, ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang sebelum sebuah kebijakan atau program dilaksanakan. Setiap kebijakan harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah agar tidak menimbulkan persoalan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Setiap kebijakan harus lahir dari perencanaan yang matang, jangan sampai kebijakan yang kita buat justru merugikan kas daerah atau APBD,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....