Merdeka tanpa Jejak, Bendera Merah Putih 17 Meter Membentang di Gunung Gedor
- 17 Agt 2026 16:07 WIB
- Banten
Poin Utama
- Bendera Merah Putih berukuran 17 meter dibentangkan di puncak Gunung Gendor, Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang pada 16 Agustus 2026.
- Kegiatan ini turut merupakan wujud semangat dalam menyemarakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
RRI.CO.ID, Serang - Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara berbeda di Gunung Gedor, Cibendung, Taktakan, Kota Serang. Bendera Merah Putih sepanjang 17 meter dibentangkan hingga ke Puncak gunung tersebut, Minggu 16 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk "Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa 17 meter" dengan konsep "Merdeka Tanpa Jejak" serta pesan, "Zero Accident, Zero Waste", tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke - 81 Tahun yang diikuti sejumlah Komunitas Pendaki Banten (KPB), warga dan lurah Cibendung. Peserta mulai berdatangan sejak Sabtu malam 15 Agustus 2026. Sebagian bahkan memilih bermalam di basecamp Gunung Gedor sebelum mengikuti rangkaian kegiatan pada Minggu pagi.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta serta pembagian air mineral, kupon makan dan kupon doorprize. Peserta kemudian bergerak menuju titik pengibaran awal di SDN Cibetung, Taktakan, Kota Serang menuju puncak dengan membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 36 meter dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Sesampai di Puncak, peserta diberi waktu istirahat dan menukarkan kupon makanan sebelum acara puncak, yaitu upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus pengibaran Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 17 meter.
Upacara dipimpin oleh perwakilan komunitas dan penggiat alam bebas yang juga dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pandeglang Mia Maulani Rizki selaku pembina upacara. Sementara itu, Lurah Cibendung Yanti Nur, bertugas sebagai Pembaca Pancasila serta unsur komunitas turut terlibat dalam pelaksanaan upacara juga.
Koordinator Lapangan kegiatan, Adit mengatakan kegiatan tersebut bermula dari ajakan kolaborasi pihak pengelola kawasan dengan komunitas pendaki dengan persiapan sekitar 1 (satu) bulan. "Kegiatan tersebut adalah hasil dari kolaborasi Komunitas Pendaki Banten (KPB). Persiapan kegiatan dilakukan sekitar satu bulan dan ada sekitar 30 orang terlibat sebagai panitia dengan pembagian tugas sesuai kemampuan dan bidang masing-masing". ujarnya.
Selain upacara, peserta disuguhi penampilan seni tari dan seni pencak silat sebelum mengikuti sharing session yang menghadirkan empat pemateri dari unsur penggiat alam bebas, komunitas pendaki dan Dinas Pariwisata. Materi yang dibahas meliputi pariwisata Banten, keselamatan pendakian, manajemen ekspedisi serta manajemen risiko pendakian.
Kegiatan juga mengusung konsep “Merdeka Tanpa Jejak” dengan pesan zero accident dan zero waste sebagai upaya untuk mengedukasi dengan mengajak peserta membawa kembali sampah yang dihasilkan selama kegiatan. "Konsep Merdeka Tanpa Jejak itu, selesai event kita bakal bersih gunung ini. Jadi nggak ada jejak sama sekali", ucap Adit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....