Mahasiswa Al-Khairiyah Ajarkan Pembuatan Pupuk Cair Ramah Lingkungan

  • 14 Agt 2026 15:02 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Mahasiswa Universitas Al-Khairiyah melalui Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk cair di Desa Kubang Baros, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Green University yang mendorong penerapan kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi sekaligus praktik langsung kepada masyarakat mengenai cara membuat pupuk cair dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Ketua KKM Kelompok 18 Universitas Al-Khairiyah, Muhammad Firjatullah, mengatakan kegiatan pembuatan pupuk cair menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk memberikan solusi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam menjaga lingkungan "Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak melihat limbah organik sebagai sesuatu yang tidak berguna. Dengan pengolahan yang tepat, limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk cair yang memiliki nilai guna bagi tanaman,” ujar Firja, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurutnya, program Green University tidak hanya berkaitan dengan lingkungan kampus, tetapi juga bagaimana mahasiswa dapat membawa nilai-nilai keberlanjutan tersebut ke tengah masyarakat. Selain memberikan pengetahuan, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam proses pembuatan pupuk cair.

Pendekatan praktik dipilih agar masyarakat dapat memahami tahapan pengolahan dan diharapkan mampu membuatnya secara mandiri setelah kegiatan KKM selesai. Firja berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kubang Baros, khususnya dalam mengurangi limbah organik dan mendorong kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada saat KKM berlangsung, tetapi dapat dilanjutkan oleh masyarakat sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa Universitas Al-Khairiyah dalam mendukung penerapan konsep lingkungan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....