Bupati Pandeglang: Santri Jangan Cuma Jago Ngaji, Fisik Juga Harus Kuat
- 12 Agt 2026 20:10 WIB
- Banten
Poin Utama
- Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menekankan, kesehatan fisik dan mental santri memiliki derajat kepentingan yang sama dengan pembelajaran akademik dan hafalan kitab.
- Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus menjadi bagian dari rutinitas harian di pesantren untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal.
- Program Pembinaan UKS dan Pos Kesehatan Pesantren dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ikhsan Kadomas sebagai upaya memperkuat kesehatan santri di lingkungan pendidikan.
RRI.CO.ID, Pandeglang - Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mewanti-wanti para santri agar tidak hanya melatih otak dan hafalan kitab. Di tengah padatnya aktivitas menimba ilmu, kebugaran fisik serta ketahanan mental ditegaskan sama pentingnya.
Pesan itu disampaikan Bupati Dewi saat meninjau acara Pembinaan UKS dan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Pondok Pesantren Al-Ikhsan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Rabu, 12 Agustus 2026. Menurut Dewi, pola hidup bersih dan sehat (PHBS) wajib masuk dalam rutinitas harian di lingkungan ponpes demi menunjang proses belajar.
"Santri bukan saja harus kuat mengaji, tetapi juga harus kuat secara fisik dan mental. Kalau fisiknya sehat dan mentalnya kuat, tentu proses belajar dan aktivitas di pesantren akan berjalan lebih baik," ujar Bupati Dewi.
"Kita ingin santri Pandeglang tidak hanya cerdas dan pemahaman agamanya bagus, tapi juga disiplin merawat kebersihan diri dan lingkungannya. Jangan sampai santri gampang sakit cuma karena urusan kebersihan diabaikan," katanya.
Dewi menekankan, keberadaan Poskestren menjadi benteng utama dalam memberikan penanganan medis dasar serta edukasi kesehatan bagi para santri. Pihak dinas kesehatan dan puskesmas setempat pun diminta lebih aktif turun tangan mendampingi ponpes.
Menanggapi hal itu, Pengasuh Ponpes Al-Ikhsan, Naih Qurrotula'in, menyambut positif dorongan Pemkab Pandeglang. Pihaknya mengakui hadirnya Poskestren sangat membantu mengubah kebiasaan para santri di bilik-bilik pondok.
"Kami sangat mendukung adanya Poskestren ini karena sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan para santri. Anak-anak jadi lebih paham pentingnya cuci tangan, menjaga kebersihan kamar, dan tahu apa yang harus dilakukan kalau badannya mulai tidak enak," tutur Naih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....