Wilayah Banten Utara Paling Terdampak Musim Kemarau Tahun Ini
- 16 Jun 2023 10:57 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Banten Utara menjadi wilayah yang berpotensi terdampak atas ancaman kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Apalagi berdasarkan pantauan musim kemarau pada tahun ini lebih kering dalam kurun 30 tahun terakhir.
"Hampir seluruh Banten berpotensi terjadi kekeringan, tapi wilayah yang paling terdampak pantai Utara Banten mulai dari Cilegon, Serang dan Tangerang," ucap Kepala BBMKG kelas II Tangerang Selatan, Hartanto disela dialog di studio RRI Banten, Jum'at (16/6/2023).
Menurutnya puncak kemarau pada tahun ini akan terjadi pada bulan Agustus nanti. Karena periode ini intensitas potensi hujan pada musim ini juga grafiknya menurun.
"Kekeringan di Banten diprediksi mulai Agustus sampai September. Karena curah hujan rendah. Tapi Oktober nanti ada peningakatan curah hujan kembali di beberapa tempat," ujarnya.
Musim kemarau yang lebih kering pada tahun ini, lanjut Hartanto disebabkan pada tahun 2023 potensi terjadi El Nino yang muncul. Dimana suatu kondisi terjadi potensi peningkatan di perairan pasifik yang berdampak ke Indonesia termasuk Banten. "Tahun 2023 ini kami memprediksi terjadi El Nino. Sehingga ini berdampak terhadap perubahan cuaca di Indonesia termasuk Banten. Meski El Nino yang muncul masuk kategori lemah dan sedang," kata Hartanto.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten Asep Mulya Hidayat mengatakan untuk menghadapi musim kemarau tahun ini pihaknya telah menggelar rekon dengan sejumlah pihak. Ini dilakukan agar saat kemarau tiba semua pihak sudah siap.
"Rencana aksi sudah disusun, karena dampak kekeringan utama agar ketahanan pangan tetap terjaga. Sehingga kami, terus berupaya menjaga dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi bencana kekeringan itu," kata Asep.
Oleh sebab itu Asep juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi berdampak luas terhadap kemarau.
Karena dampak lain dari musim kemarau misalnya muncul potensi kebakaran.
"Saya himbau masyarakat juga jangan membuang puntung rokok sembarangan, orang yang membuka lahan baru jangan membakar ilalang sembarangan dan yang lainnya," ucap Asep.
"Bisa maksimalkan pemanfaatan air dan jangan berlebihan dalam menggunakan air dan menjaga ekosistem di sekitar kita," kata Asep.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....