DPUPR Kabupaten Serang Akui Partisipasi Warga Kunci Infrastruktur Bertahan Lama
- 06 Agt 2026 07:35 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Selain pembangunan fisik, keterlibatan warga dalam merawat jalan, jembatan, drainase, hingga fasilitas umum dinilai menentukan umur layanan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Mochamad Ronny Natadipraja mengatakan, antusiasme masyarakat biasanya sangat tinggi saat mengusulkan pembangunan infrastruktur. Namun, setelah proyek selesai, kepedulian untuk melakukan pemeliharaan masih perlu ditingkatkan. Padahal, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat agar infrastruktur tetap berfungsi dengan baik.
Menurut Ronnny, berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah, termasuk melalui kolaborasi dengan Kodim 0602/Serang dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembukaan akses jalan, pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi bukti bahwa pembangunan dapat berjalan lebih cepat melalui sinergi lintas sektor.
Namun, keberhasilan tersebut harus diikuti dengan komitmen bersama dalam menjaga hasil pembangunan. “Kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi juga ikut memelihara infrastruktur yang sudah dibangun. Dengan tumbuhnya rasa memiliki, umur konstruksi jalan, jembatan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya akan lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya saat berdialog bersama RRI PRO 1 Banten, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti tidak membuang sampah ke saluran drainase, menjaga kebersihan lingkungan sekitar infrastruktur, serta melaporkan apabila ditemukan kerusakan agar dapat segera ditangani. Langkah-langkah tersebut dinilai mampu membantu pemerintah mengurangi risiko kerusakan yang lebih besar sekaligus menekan biaya pemeliharaan di tengah keterbatasan anggaran.
Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Serang masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan akses jalan dan jembatan, penyediaan air minum, penanganan kawasan kumuh, pengendalian banjir, hingga mengatasi dampak kekeringan. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat sebagai pengguna langsung infrastruktur yang telah dibangun.
“Kalau masyarakat ikut menjaga, maka manfaat pembangunan akan bertahan lebih lama. Infrastruktur yang dirawat bersama akan memberikan dampak lebih besar bagi peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sosial masyarakat. Itulah yang kami harapkan dari setiap pembangunan yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.
DPUPR Kabupaten Serang optimistis budaya gotong royong dalam menjaga fasilitas publik dapat terus diperkuat. Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemeliharaan sehingga setiap jalan, jembatan, drainase, dan infrastruktur lainnya tetap berfungsi optimal serta mampu mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....