DPD Pemuda Tani Perkuat Regenerasi Tani Muda

  • 05 Agt 2026 21:09 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten membidik penguatan regenerasi petani muda dengan menjaring pelaku usaha tani berusia di bawah 40 tahun. Upaya ini dilakukan untuk menjawab minimnya keterlibatan generasi milenial dan Gen Z di sektor pertanian wilayah Banten.

Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten, Annisa M.A. Mahesa menyampaikan ketersediaan petani muda di daerah saat ini sangat minim. Penjaringan dilakukan secara intensif hingga tingkat kabupaten untuk menghubungkan petani muda langsung dengan pembeli akhir (end-user).

"Kami terus menjaring pelaku tani di bawah 40 tahun. Melalui pendampingan di daerah, seperti di Pandeglang, hasil tani pemuda kini bisa langsung diserap untuk pasokan dapur program pemerintah, sehingga kepastian pasar dan harga jualnya jelas," ujar Annisa usai audiensi bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten di Serang, Rabu 5 Agustus 2026.

Ketua DPC Pemuda Tani Kabupaten Pandeglang, Nufus mengungkapkan keterlibatan pemuda dalam rantai pasok pangan memberikan nilai ekonomi lebih tinggi dibanding jalur distribusi konvensional. Penjualan komoditas hortikultura secara langsung tanpa melalui tengkulak mampu mendongkrak margin keuntungan petani muda hingga dua kali lipat.

"Jika dijual ke pasar induk, jagung manis hanya dihargai Rp6.000 per kilogram. Namun melalui pasokan langsung ke program pangan, harganya bisa mencapai Rp8.000 hingga Rp9.000. Di Mandalawangi, pasokan 10 ton hasil tani pemuda bahkan habis terserap dalam tiga hari," kata Nufus.

Selain regenerasi, Pemuda Tani Banten bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten juga bersiap menjalankan gerakan "Satu Desa Satu Hektar" untuk komoditas jagung pipil kering. Langkah ini ditargetkan mulai berjalan pada awal musim hujan bulan Oktober mendatang guna menyuplai kebutuhan 14 pabrik pakan ternak yang ada di Provinsi Banten. (Cyesilia Tiara Manihuruk)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....