Puluhan Anak Perkenalkan Kebaya di Ruang Publik
- 27 Jul 2026 07:21 WIB
- Banten
Poin Utama
- Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 di Kota Serang diselenggarakan melalui kegiatan 'Ketjil-Ketjil Berkebaya' dengan menampilkan puluhan anak mengenakan kebaya dengan beragam warna dan motif di Mall of Serang pada Minggu, 26 Juli 2026.
- Organisasi Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten menggelar fashion show kebaya anak sebagai sajian utama untuk mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda melalui ruang publik.
- Kehadiran anak-anak berkebaya di pusat perbelanjaan menunjukkan cara inovatif memanfaatkan ruang publik sebagai media edukasi budaya dan pelestarian kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.
RRI.CO.ID, Serang - Peringatan Hari Kebaya Nasional 2026 di Kota Serang dikemas dengan cara berbeda. Mall of Serang disulap menjadi ruang edukasi budaya saat puluhan anak tampil mengenakan kebaya dalam kegiatan "Ketjil-Ketjil Berkebaya", Minggu, 26 Juli 2026. Kehadiran mereka menunjukkan ruang publik dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda.
Fashion show kebaya anak menjadi sajian utama dalam kegiatan yang digelar Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Provinsi Banten. Peserta tampil mengenakan kebaya dengan beragam warna dan motif, disaksikan pengunjung pusat perbelanjaan yang memadati area acara.
Ketua PBI Provinsi Banten, Ratu Ina Nurul Ainayah mengatakan, pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi kegiatan dilakukan agar pesan pelestarian budaya dapat menjangkau masyarakat lebih luas. "Kami ingin anak-anak mencintai kebaya sejak dini," kata Ina, Minggu, 26 Juli 2026.
Menurutnya, kebaya bukan hanya busana tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Indonesia yang perlu terus dikenalkan kepada generasi penerus. Semakin sering anak-anak berinteraksi dengan kebaya, semakin besar peluang tumbuhnya rasa memiliki terhadap warisan budaya bangsa.
Ia menilai peran keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan budaya berkebaya. Orang tua diharapkan membiasakan anak mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan sehingga kebaya tidak hanya dipandang sebagai pakaian untuk acara seremonial.
"Jangan sampai kebaya terlupakan atau diakui bangsa lain," ujarnya.
Selain fashion show, kegiatan juga diisi pertunjukan tari tradisional, pantomim, penampilan karakter Badut dari Banten Ceria bertema Cinta Kebaya, serta Fun Talk on Stage yang mengajak pengunjung mengenal nilai sejarah dan filosofi kebaya.
Ina berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai ruang publik agar pelestarian budaya semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan akan membuat anak-anak lebih mudah mengenal sekaligus mencintai kebaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
"Anak-anak inilah yang akan melanjutkan estafet pelestarian kebaya," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....