Tiga Pekan Dibuka, Gunung Gedor Perlebar Jalur Pendakian

  • 27 Jul 2026 05:33 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Tiga pekan setelah dibuka untuk umum, jalur pendakian menuju kawasan wisata Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang kini diperlebar. Pembenahan akses menjadi prioritas agar pengunjung dapat menuju puncak dengan lebih aman dan nyaman.

Lurah Cibendung, Yanti Nur Nasyiatul, mengatakan jalur yang sebelumnya cukup sempit kini diperlebar hingga sekitar 1,5 meter. Perubahan tersebut memungkinkan dua orang berjalan berdampingan maupun berpapasan tanpa harus bergantian melintas saat naik maupun turun dari puncak.

"Jalan yang akan dilalui wisatawan sudah kami lebarkan sekitar 1,5 meter. Jadi pengunjung bisa berjalan berdampingan atau yang berlawanan arah juga bisa berpapasan dengan lebih nyaman," kata Yanti, Minggu, 26 Juli 2026.

Menurutnya, pelebaran jalur dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat setempat. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pengunjung sejak Gunung Gedor mulai menerima wisatawan sekitar tiga pekan lalu.

Selain akses pendakian, sejumlah fasilitas penunjang juga mulai dilengkapi. Satu unit toilet sudah dapat digunakan, sedangkan pembangunan posko satu hingga posko empat masih dilakukan secara bertahap.

"Kami terus berbenah sedikit demi sedikit bersama masyarakat. Toilet sudah mulai berfungsi, kemudian posko satu sampai posko empat juga kami bangun secara bertahap," ujarnya.

Yanti menjelaskan, Gunung Gedor berada di ketinggian sekitar 349 meter di atas permukaan laut. Dari area parkir menuju puncak, waktu tempuh berkisar 10 hingga 25 menit, bergantung pada kondisi fisik pengunjung. Jalur yang relatif landai juga dinilai masih ramah bagi keluarga, termasuk anak-anak usia sekolah dasar.

"Kalau yang memang sudah terbiasa naik gunung bisa sekitar 10 menit. Untuk yang baru pertama kali biasanya sekitar 25 menit karena ada yang berhenti sejenak. Jalurnya juga tidak terlalu menanjak, jadi masih nyaman dilalui," katanya.

Pengelola juga menyediakan layanan penyewaan tenda bagi wisatawan yang ingin berkemah, tetapi belum memiliki perlengkapan sendiri. Sementara kebutuhan air bersih di kawasan puncak diupayakan tetap tersedia dengan mengisi penampungan air secara berkala agar dapat dimanfaatkan pengunjung.

Di sisi lain, penyediaan jaringan listrik masih menunggu proses lanjutan setelah lokasi disurvei oleh PLN. Selama jaringan listrik belum tersedia, penerangan malam hari akan menggunakan lampu darurat untuk mendukung aktivitas wisatawan yang berkemah.

"PLN sudah melakukan survei ke lokasi. Mudah-mudahan tahun depan jaringan listrik sudah bisa masuk sehingga fasilitas di Gunung Gedor semakin lengkap," ucapnya.

Menurut Yanti, waktu yang paling tepat menikmati suasana Gunung Gedor ialah menjelang sore. Selain udara lebih sejuk, pengunjung dapat menikmati panorama Gunung Karang dan bentang Kota Serang dari puncak. Saat malam hari, cahaya Kota Serang juga terlihat jelas sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang memilih bermalam di kawasan camping ground.

"Kami berharap pembenahan yang dilakukan secara bertahap bisa membuat pengunjung semakin nyaman dan menjadikan Gunung Gedor sebagai salah satu pilihan wisata alam di Kota Serang," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....