Ratusan Mahasiswa Asing Ikuti Pembelajaran Budaya di Desa Wisata Bandung

  • 22 Jul 2026 08:05 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Bukit Sinyonya di Desa Wisata Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, menjadi pusat pembelajaran internasional setelah kedatangan 138 mahasiswa mancanegara dari 13 negara. Kunjungan yang dimulai pada Selasa 21 Juli 2026 ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung budaya, tradisi, dan kearifan lokal Banten.

Program wisata edukasi berbasis budaya dan lingkungan ini menghadirkan peserta dari berbagai kawasan, mulai dari Eropa, Timur Tengah, hingga ASEAN. Selama sepekan ke depan, para mahasiswa diagendakan untuk mendalami nilai-nilai keberlanjutan (sustainability) serta berinteraksi secara aktif dengan masyarakat setempat.

International Office Manager Universitas Multimedia Nusantara, Septian Sugara, menjelaskan bahwa Bukit Sinyonya di Desa Bandung dipilih sebagai lokasi studi karena kekayaan adat istiadat dan keaslian budayanya yang masih terjaga dengan baik.

"Kami ada 138 peserta, dari 13 negara seperti Eropa, Timur Tengah hingga ASEAN. Jadi selama satu minggu mereka akan belajar sustainability, nilai-nilai keberlanjutan dan budaya Indonesia," ujar Septian, selasa 21 Juli 2026.

Selama kunjungan, Ia menjelaskan para mahasiswa asing tersebut diajak mengikuti berbagai aktivitas khas tradisional Banten, seperti berlatih dasar-dasar pencak silat, membatik, memainkan alat musik angklung, hingga mencoba sejumlah permainan tradisional. Melalui pengalaman langsung ini, menurutnya para peserta dapat merasakan nilai gotong royong dan filosofi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Kepala Desa Bandung sekaligus Pengelola Desa Wisata Bukit Sinyonya, Wahyu Kusnadiharja, menyambut baik kunjungan internasional tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata Pandeglang ke kancah dunia. Ia berharap desa wisata ini dapat berfungsi sebagai ruang diplomasi budaya yang membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan ekonomi kreatif.

"Kunjungan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Melalui Desa Wisata Bukit Sinyonya, kami ingin memperkenalkan budaya, tradisi, dan kearifan lokal Indonesia kepada negara-negara sahabat. Semoga dari pertemuan ini lahir persahabatan, kolaborasi, serta semakin banyak wisatawan yang datang mengenal Pandeglang," kata Wahyu.

Kehadiran para mahasiswa asing ini dinilainya menjadi bukti bahwa desa-desa di Indonesia memiliki daya tarik kuat untuk menjadi jembatan diplomasi budaya. Para peserta diharapkan dapat menjadi duta persahabatan yang membawa cerita positif mengenai keberagaman dan keindahan budaya lokal kembali ke negara asal mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....