Drainase Tersumbat di Kelapa Gading Dituding Penyebab Banjir Kota Serang

  • 21 Jul 2026 07:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Penanganan drainase di Perumahan Kelapa Gading dan Perumahan Permata Hijau, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, menjadi fokus Pemerintah Kota Serang setelah saluran air di kawasan tersebut ditemukan mengalami pendangkalan parah akibat belasan tahun tidak terawat. Kondisi itu dinilai menjadi penyebab utama banjir yang berulang setiap musim hujan.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi menjelaskan hasil peninjauan menunjukkan sedimentasi di dalam saluran air sudah hampir sejajar dengan permukaan jalan sehingga aliran air tidak lagi berfungsi optimal. Menurut Budi, persoalan drainase harus ditangani lebih dahulu agar perbaikan jalan yang dilakukan tidak kembali rusak akibat genangan.

"Drainase ini sudah belasan tahun tidak terawat. Kondisinya bukan sekadar tersumbat, tetapi tanah di dalam saluran sudah meninggi hingga hampir sama dengan badan jalan. Ini yang menyebabkan air tidak mengalir dengan baik dan memicu banjir," ujarnya, Senin, 20 Juli 2026.

Pemkot Serang telah menetapkan empat titik prioritas yang akan dikerjakan secara bertahap. Selain normalisasi drainase, seluruh ruas jalan di kawasan tersebut direncanakan dibangun menggunakan konstruksi beton agar lebih kuat dan memiliki usia pakai lebih panjang.

Budi mengatakan, kebutuhan anggaran akan diusulkan melalui APBD Perubahan 2026 dan dilanjutkan pada APBD Tahun Anggaran 2027. Besaran anggaran masih disusun oleh organisasi perangkat daerah terkait berdasarkan hasil identifikasi di lapangan.

Penanganan banjir juga melibatkan Pemerintah Provinsi Banten. Pemkot Serang telah membahas pembagian kewenangan pembangunan infrastruktur dengan Gubernur Banten, termasuk penanganan saluran irigasi yang menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir di kawasan tersebut.

"Kami sedang memetakan mana pekerjaan yang menjadi kewenangan Kota Serang dan mana yang akan dibantu Pemerintah Provinsi Banten, sehingga penanganannya bisa berjalan lebih efektif," kata Budi.

Ia menilai kawasan Kelapa Gading dan Permata Hijau layak menjadi prioritas karena berada di sekitar Pusat Pemerintahan Kota Serang. Menurutnya, kawasan tersebut menjadi salah satu wajah ibu kota sehingga infrastruktur yang rusak dan banjir yang terus berulang perlu segera diatasi.

Meski kemampuan APBD Kota Serang masih terbatas, Budi memastikan pembangunan infrastruktur akan terus dilaksanakan secara bertahap agar persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat diselesaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....