Tim Jemput Pangan Lebak Perkuat Serapan Gabah Petani Bulog
- 12 Jul 2026 16:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Badan Urusan Logistik (Bulog) terus mengoptimalkan penyerapan gabah kering panen (GKP) dari petani melalui kerja sama dengan Tim Jemput Pangan di wilayah Lebak dan Pandeglang. Tim Jemput Panen merupakan kolaborasi antara Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan para penyuluh pertanian yang bertugas memantau kondisi panen di lapangan.
Keberadaan tim tersebut dinilai mampu mempercepat proses penyerapan gabah hasil panen petani oleh Bulog. Kepala Cabang Bulog Lebak-Pandeglang, M. Syaukani, mengatakan Tim Jemput Pangn memiliki peran penting dalam memberikan informasi secara cepat dan akurat.
Informasi dari lapangan menjadi dasar bagi Bulog untuk menentukan lokasi penyerapan gabah. Tim juga melaporkan wilayah yang sedang memasuki masa panen sehingga Bulog dapat segera mengerahkan petugas.
Perkembangan harga gabah di tingkat petani turut dipantau setiap hari. Data tersebut membantu Bulog mengambil langkah yang tepat dalam pelaksanaan penyerapan GKP.
Syaukani menegaskan koordinasi dengan Babinsa dan penyuluh pertanian berjalan dengan baik. "Keberadaan Tim Jemput Pangan sangat membantu kami dalam pelaksanaan penyerapan gabah kering panen dari petani. Mereka memberikan informasi yang akurat mengenai daerah yang sedang panen serta perkembangan harga gabah di lapangan," ujar M. Syaukani di Warunggunung, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia menjelaskan, informasi yang diterima membuat Bulog dapat bergerak lebih cepat. Dengan demikian, proses penyerapan gabah dapat dilakukan tanpa harus menunggu laporan yang terlambat.
Bulog juga dapat menjangkau lebih banyak petani di berbagai wilayah sentra produksi. Syaukani menyebutkan kerja sama tersebut berdampak positif terhadap pencapaian target penyerapan gabah.
Petani juga memperoleh manfaat karena hasil panennya lebih mudah diserap. "Setelah memperoleh informasi dari Tim Jemput Pangan, kami bisa segera turun ke lokasi sehingga penyerapan gabah berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran," katanya.
Keberadaan Tim Jemput Pangan turut membantu menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian harga bagi petani saat musim panen berlangsung.
Bulog berupaya membeli gabah sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah itu sekaligus menjadi upaya melindungi petani dari praktik pembelian oleh tengkulak dengan harga rendah.
Syaukani menilai, peran Tim Jemput Pangan juga mampu mengurangi praktik sistem ijon yang selama ini merugikan petani. "Kami ingin petani memperoleh harga yang layak sesuai ketentuan pemerintah sehingga tidak lagi bergantung kepada tengkulak yang membeli gabah di bawah harga yang ditetapkan," ucapnya.
Bulog akan terus memperkuat sinergi dengan Babinsa dan penyuluh pertanian dalam mendukung program penyerapan gabah nasional. Koordinasi yang baik diharapkan mampu menjaga ketersediaan cadangan beras pemerintah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui dukungan Tim Jemput Pangan, Bulog optimistis penyerapan gabah di wilayah Lebak dan Pandeglang dapat berjalan lebih efektif, menjaga stabilitas harga, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....