Pendidikan Antikorupsi Masuk Kurikulum MPLS di Pandeglang
- 12 Jul 2026 10:20 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Siswa baru di Kabupaten Pandeglang akan menerima materi pendidikan antikorupsi selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun ajaran 2026/2027. Penanaman nilai kejujuran ini dimulai dari hal-hal mendasar seperti kedisiplinan waktu dan integritas dalam proses belajar di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Pandeglang, Sutoto menjelaskan, materi antikorupsi sengaja dimasukkan untuk membentengi karakter anak dari sikap menyimpang sejak dini. Ia menjelaskan konteks pendidikan yang diberikan bukan berfokus pada korupsi uang, melainkan upaya pencegahan gratifikasi nilai dan ketidakjujuran akademik di lingkungan sekolah.
"Kita masukkan pendidikan antikorupsi bukan korupsi uang, melainkan korupsi waktu dan gratifikasi nilai. Kami juga menanamkan bahaya narkoba serta zat adiktif agar anak-anak tidak terbujuk rayuan yang merusak," ujarnya, Minggu 12 Juli 2026.
Selain integritas, kurikulum MPLS juga disebutnya memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya penyalahgunaan narkoba serta zat adiktif bagi pelajar. Edukasi ini bertujuan agar siswa mampu menangkis segala bentuk rayuan yang dapat merusak kesehatan fisik maupun mental di masa depan.
Program sekolah di Pandeglang kini terstandarisasi mencakup nilai-nilai lokal yang mendukung kebiasaan berperilaku baik. Setiap pagi, sekolah akan mengawali kegiatan dengan pembacaan Asmaul Husna sebagai bagian dari penguatan karakter religius sebelum siswa memasuki ruang kelas.
Implementasi MPLS Ramah ini disebut Sutoto berlaku serentak di seluruh satuan pendidikan termasuk sekolah nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Hal ini dilakukan demi memastikan seluruh anak usia sekolah di Pandeglang mendapatkan perlakuan pendidikan yang setara dan bermartabat.
Sutoto berharap penerapan MPLS sesuai petunjuk teknis ini dapat menjadi fondasi kuat bagi pengembangan potensi diri siswa. Motivasi dari orang tua dan guru menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, jujur, serta bebas dari segala bentuk intimidasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....