BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan Ungkap Penyebab Hawa Dingin di Banten
- 10 Jul 2026 07:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada Jumat, 10 Juli 2026, didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan. Meski tidak berpotensi hujan signifikan, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang laut sedang di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Banten, Ilham menyampaikan, kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari secara umum berada pada kategori cerah berawan hingga berawan. Sementara itu, pada malam dan dini hari, sebagian besar wilayah Banten diprakirakan mengalami kondisi berawan.
"Secara umum cuaca wilayah Banten hari ini didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi angin kencang di wilayah tertentu yang perlu diwaspadai masyarakat," ujarnya kepada RRI Banten.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Banten berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 90 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan mencapai 5 hingga 45 kilometer per jam.
Selain faktor suhu udara, kondisi musim kemarau yang ditandai dengan berkurangnya tutupan awan dan meningkatnya pengaruh massa udara kering turut membuat sebagian wilayah Indonesia merasakan hawa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari. Kondisi langit yang lebih cerah menyebabkan panas dari permukaan bumi lebih cepat dilepaskan ke atmosfer, sehingga udara terasa lebih sejuk dibandingkan biasanya.
Fenomena udara terasa lebih dingin ini juga dapat dirasakan di sejumlah wilayah saat periode kemarau, termasuk wilayah dengan kondisi cuaca cerah dan minim awan. Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi kesehatan saat beraktivitas pada waktu dengan suhu lebih rendah, terutama pada malam hari hingga pagi menjelang siang.
Dalam peringatan dini, BMKG menyebutkan adanya potensi angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian selatan. Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang di Selat Sunda bagian barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, serta Perairan Selatan Lebak.
"Gelombang kategori sedang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Banten, sehingga masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya nelayan dan pelaku wisata bahari, agar tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan kegiatan," kata Ilham.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi atmosfer yang terjadi di masing-masing wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....