Konservasi Terumbu Karang PT. Telkom Bersama LAZ Harfa Diluncurkan

  • 07 Jun 2023 14:27 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: PT. Telkom kembali luncurkan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dengan menggandeng Lembaga Amil Zakat Harapan Duafa (LAZ Harfa) Banten, beserta komunitas dari Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Banten, guna melanjutkan Gerakan Rehabilitasi Terumbu Karang (GRTK) yang sudah berjalan sejak tahun 2021.

General Manager PT Telkom Ritel Banten, R. Adam saat acara Launching Program TJSL tahun ketiga, yang dilaksanakan di Kampung Nelayan Cipanon, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Rabu 7 Juni 2023, mengatakan bahwa Program TJSL melalui GRTK itu, merupakan gerakan sosial PT Telkom dalam upaya pelestarian lingkungan.

"Dalam GRTK tahun 2023 kali ini, kami dari PT. Telkom melalui Program TJSL, telah menyiapkan 770 rak jaring laba-laba sebagai media tanam terumbu karang, yang rencananya akan ditebar secara berkala, selama satu tahun di perairan Pulau Liwungan. Dimana dari total 770 rak jaring laba-laba itu, akan ditanami transplatasi bibit terumbu karang sebanyak 13.860 fragmen karang," kata R. Adam.

Baca juga:

Gandeng Laz Harfa, PT. Telkom Kembali Gulirkan TJSL untuk Transplantasi Terumbu Karang

Direktur Utama Yayasan LAZ Harfa, Abdul Rofur mengucapkan rasa terimakasihnya pada PT. Telkom yang telah memberi kepercayaan penuh pada lembaganya, untuk melaksanakan GRTK selama tiga tahun berturut-turut. Dan besar harapannya, GRTK yang dinilai sangat besar manfaatnya itu, bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya.

"Kami dari Yayasan LAZ Harfa, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan PT. Telkom pada kami selama ini. Dimana PT. Telkom sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi, ternyata sangat konsen dan peduli pada lingkungan, sehingga GRTK ini bisa terlaksana secara berkelanjutan," ucap dia.

Baca juga:

Jelang Konservasi Terumbu Karang Ketiga, Warga Ketapang Garap 700 Rak Laba-laba

Koordinator FPTK Banten, Nurwarta Wiguna, sekaligus pelaksana lapangan GRTK dari Program TJSL PT Telkom dengan LAZ Harfa mengatakan, rak jaring laba-laba yang menjadi media tanam bibit terumbu karang, yang telah tersebar selama tahun 2021 hingga akhir 2022 di sekitar Pulau Badul dan Liwungan, yakni sebanyak 850 rak jaring laba-laba.

"Tahun pertama GRTK dari Program TJSL PT. Telkom, yakni di tahun 2021, kita telah tebar sebanyak 350 rak jaring laba-laba di Pulau Badul, Sumur. Sedangkan ditahun kedua (2022), kita kembali tebar 500 rak jaring laba laba di Badul dan Luwungan. Tahun ini (2023) kita kembali dipercaya untuk menebar 770 rak jaring laba-laba di sekitar Pulau Liwungan," katanya.

Baca juga:

Wisatawan Minati Wisata Edukasi Konservasi Alam Bawah Laut Desa Sukarame

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam sambutannya mengatakan, GRTK yang dilaksanakan oleh PT. Telkom dan LAZ Harfa ini merupakan kegiatan yang positif bagi kelestarian hayati bawah laut. Di samping dapat mengembalikan kondisi terumbu karang yang rusak, juga dapat menambah keanekaragaman hayati, serta terciptanya tempat berlindung bagi berbagai biota laut.

"Saya sangat apresiasi dengan diluncurkannya program TJSL PT Telkom ini, dengan melakukan GRTK secara konsisten selama tiga tahun di wilayah perairan Kabupaten Pandeglang, atau di perairan Pulau Badul dan Liwungan. Semoga program yang saya nilai cukup baik dan positif ini, bisa ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain, sehingga tercipta lingkungan laut yang sehat, dan kembalinya keanekaragaman hayati yang sempat rusak karena ulah manusia dan faktor alam," ucap Irna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....