Bulog Serang Jamin Pasokan Beras hingga Akhir Tahun, Stok Capai 39.810 Ton

  • 09 Jul 2026 06:50 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Cadangan beras di gudang Perum Bulog Cabang Serang mencapai 39.810 ton. Jumlah itu tidak hanya dinilai cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Serang Raya hingga akhir 2026, tetapi juga menunjukkan peningkatan serapan gabah petani lokal yang melampaui target tahun ini.

Kepala Perum Bulog Cabang Serang, Eko Nugroho, mengatakan stok beras yang dikelola saat ini mencapai 39.810 ton atau sekitar 39,8 juta kilogram. Angka tersebut telah mencapai 101 persen dari target yang ditetapkan kantor pusat per awal Juni 2026 sekaligus menjadi capaian tertinggi dibanding tahun sebelumnya.

"Stok beras kami saat ini mencapai 39.810 ton. Itu sudah 101 persen dari pagu yang diberikan kantor pusat dan menjadi capaian tertinggi dibanding tahun lalu," kata Eko, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penyerapan gabah dan beras petani masih berlangsung seiring dimulainya musim panen di sejumlah wilayah. Kabupaten Serang masih menjadi daerah dengan kontribusi terbesar dalam memasok gabah ke Bulog.

Menurutnya, seluruh stok beras yang tersimpan di gudang berasal dari hasil panen petani lokal di wilayah Serang Raya. Bulog Cabang Serang tidak menyimpan beras impor, baik dari luar Banten maupun dari luar negeri.

"Seluruh beras yang kami kelola berasal dari petani lokal, mulai dari Kabupaten Serang, Kota Serang, Cilegon, dan sekitarnya. Tidak ada beras impor," ujarnya.

Eko menyebut, penyerapan gabah saat ini berkisar 20 hingga 30 ton per hari. Volume tersebut masih akan ditingkatkan hingga mencapai sekitar 100 ton per hari agar hasil panen petani dapat terserap lebih optimal.

"Target kami bisa mencapai 100 ton per hari. Saat ini masih sekitar 20 sampai 30 ton, tetapi terus kami tingkatkan," ucapnya.

Dengan cadangan yang tersedia, Bulog memastikan pasokan beras untuk wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon tetap aman hingga akhir tahun. Distribusi beras dilakukan ke sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Rau Kota Serang, Pasar Ciruas Kabupaten Serang, serta pasar-pasar di Kota Cilegon.

Bulog menilai tingginya serapan gabah lokal ikut menjaga stabilitas ketersediaan pangan sekaligus memberi ruang pemasaran bagi hasil panen petani di wilayah Serang Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....