Petani Pandeglang Diimbau Beralih Tanam Palawija saat Kemarau
- 06 Jun 2023 13:51 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Petani di Kabupaten Pandeglang diimbau untuk beralih menanam padi ke palawija saat dilanda musim kekeringan yang diprediksi akan terjadi mulai Agustus 2023.
Saran itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang, M. Nasir, lantaran potensi kekeringan pada lahan pertanian cukup tinggi, terutama pada lahan pertanian tadah hujan.
Baca juga:
Kemarau Diklaim Tidak Akan Pengaruhi Produktivitas Padi Pandeglang
"Bagi para petani yang lahan pertaniannya tadah hujan, harus merubah pola tanam pasca panen ini. Karena sekarang musim kemarau, otomatis lahan pertanian mengalami kekeringan," katanya, Selasa (6/6/2023).
Dia menerangkan, sebagian besar petani di selatan Pandeglang saat ini sedang menikmati panen. Akan tetapi pasca-panen tersebut, diharapkan tidak lagi menanam padi supaya terhindar dari gagal panen akibat pasokan air yang terbatas.
"Tapi untuk kondisi saat ini, para petani di Pandeglang tengah menjalani musim panen padi, seperti di wilayah-wilayah Pandeglang selatan, para petani sedang mulai panen," ucap dia.
Baca juga:
Libatkan 965 Petugas, Sensus Pertanian di Pandeglang Sasar 307.254 Rumah Tangga
Nasir menjelaskan, bagi petani yang bercocok tanam di sawah tadah hujan, sudah semestinya beralih ke tananam palawija seperti kacang tanah, jagung, atau kedelai sebagai pengganti tanaman padi.
Mengubah pola tanam lanjut Nasir, dilakukan agar lahan pertanian tetap berproduksi meskipun tengah masuk musim kemarau, sehingga lahan tidak tandus dan petani tidak menganggur.
"Selain itu, lahan pertanian pasca panen padi juga tidak perlu diolah lagi, karena ada celah-celah pada tanah tinggal dimasukin benih kedelai. Jadi simpel dan irit kalau tanam kedelai," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....