Jembatan Penghubung di Sumur Pandeglang Ambruk
- 23 Jun 2026 13:23 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Jembatan penghubung antar-desa di Kampung Tarikolot, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, ambruk hingga putus total pada Selasa 23 Juni 2026. Insiden runtuhnya infrastruktur vital ini terjadi sesaat setelah sebuah truk bermuatan material pasir melintas di atasnya, yang mengakibatkan akses transportasi warga lumpuh total.
Peristiwa bermula ketika truk tersebut hendak mengantarkan material pasir ke pemukiman warga setempat. Namun, saat kendaraan berat itu berada tepat di tengah lintasan, konstruksi jembatan diduga tidak mampu menahan tonase kendaraan hingga langsung ambruk. Truk pengangkut pasir tersebut pun ikut terperosok ke dasar sungai dengan posisi bagian depan mendongak ke atas dan muatannya berserakan.
"Jembatan penghubung Desa Tunggaljaya dan Cigorondong itu dibangun pada tahun 1995. Untuk pengguna jalan desa saat ini lumpuh total, kalau mau lewat harus memutar cukup jauh melalui jalan utama," ujar salah seorang warga setempat, Holil, Selasa 23 Juni 2026.
Selain faktor kelebihan beban kendaraan, faktor usia jembatan yang dibangun sejak tahun 1995 tersebut ditengarai menjadi penyebab utama rapuhnya struktur bangunan. Holil mengatakan jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas harian yang menghubungkan aktivitas masyarakat antara Desa Tunggaljaya dan Desa Cigorondong.
Sekretaris Desa Tunggaljaya, Andi Suandi membenarkan adanya musibah yang terjadi pada pagi hari tersebut berdasarkan laporan dari pengurus rukun tetangga (RT) setempat. Pihak desa menyatakan bahwa struktur jembatan tersebut sebenarnya sudah lama mengalami degradasi kualitas dan kerusakan struktural yang cukup parah.
"Iya betul, tadi saya dapat laporan dari ketua RT. Kondisi jembatan awalnya memang sudah rusak berat, dan juga sebelumnya sudah diusulkan perbaikannya ke pemerintah daerah," ucap dia.
Hingga saat ini, Andi menyebut truk pengangkut pasir terpantau masih terjebak di lokasi kejadian menanti proses evakuasi. Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk segera mendirikan jembatan darurat serta mempercepat proyek rekonstruksi permanen agar roda ekonomi dan mobilitas sosial warga dapat kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....