BPTD Kelas II Banten Gelar Donor Darah di Seluruh Terminal Tipe A

  • 15 Jun 2026 13:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten bersama instansi terkait menyelenggarakan donor darah serentak di seluruh Terminal Tipe A yang berada di wilayah Provinsi Banten. Kegiatan donor darah digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Kegiatan donor darah dilaksanakan Pada Tanggal 15 Juni 2026 di Terminal Tipe A Merak, Terminal Tipe A Pakupatan, Terminal Tipe A Lebak, Terminal Tipe A Labuan, Terminal Tipe A Poris Plawad dan terminal Tipe A Pondok Cabe. Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai stakeholder, antara lain, Palang Merah Indonesia (PMI), GAPASDAP Cab. Banten, INFA Cab. Banten, Jasa Raharja, Jasa Raharja Putra dan Gabungan Perusahaan PO Bus di Wilayah Provinsi Banten.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto menyampaikan, donor darah ini merupakan bentuk kepedulian insan transportasi terhadap kebutuhan stok darah di wilayah Banten sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mengajak seluruh insan transportasi dan masyarakat untuk mengimplementasikan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi pegawai, awak angkutan, komunitas transportasi, serta masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya. Selain mendukung ketersediaan stok darah PMI, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antar instansi dan stakeholder transportasi di wilayah Banten.

“Melalui kegiatan ini, BPTD Kelas II Banten berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Nilai gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial yang menjadi karakter bangsa Indonesia diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,”katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....