Dua Komunitas Lingkungan Inisiasi Program Perempuan Masa Kini

  • 09 Jun 2026 15:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dua komunitas, Rangers For Clean (RFC) bersama Noesantara Waste Solution (NWS) menginisiasi Program Perempuan Masa Kini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang berlangsung di kawasan KP3B Kota Serang, Minggu, 7 Juni 2026, menggabungkan olahraga, kampanye lingkungan, dan pemberdayaan perempuan melalui fun run serta plogging.

Sebanyak 263 perempuan dari berbagai profesi, komunitas, dan kelompok usia mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mengenakan pakaian bernuansa putih dan merah muda serta membawa tumbler pribadi sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan sampah plastik sekali pakai.

Managing Program RFC sekaligus Inisiator Program Perempuan Masa Kini, Doni Phasa mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial maupun lingkungan. Menurutnya, perempuan juga berkontribusi besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang menjadi salah satu sumber timbulan sampah terbesar di Indonesia.

"Perempuan Masa Kini kami hadirkan sebagai ruang aman dan ruang nyaman bagi perempuan untuk bergerak bersama. Kami ingin menghadirkan sosok perempuan masa kini yang tidak hanya berdaya, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan mampu menanamkan nilai keberlanjutan kepada generasi berikutnya," ujarnya kepada RRI, Senin , 8 Juni 2026.

Selama pelaksanaan kegiatan, panitia menerapkan konsep Event Waste Management (EWM) yang dikembangkan RFC dan NWS. Konsep tersebut mengedepankan pengelolaan sampah secara terstruktur dengan prinsip Zero Waste to Landfill atau meminimalkan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Dalam waktu sekitar satu jam, peserta berhasil mengumpulkan 183,45 kilogram sampah. Jumlah tersebut terdiri atas 112,3 kilogram sampah anorganik, 54,7 kilogram sampah organik, 15,25 kilogram sampah residu, dan 1,2 kilogram puntung rokok yang ditemukan di sejumlah titik kawasan publik.

Ketua Pelaksana Program Perempuan Masa Kini sekaligus Co-Founder RFC dan NWS, Ribkhi Aganta menilai, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan masyarakat secara langsung.

"Kami ingin menunjukkan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak cukup hanya melalui seremoni atau kampanye di media sosial. Perubahan harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama," katanya.

Selain memberikan dampak terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga mendorong aktivitas ekonomi lokal. Sekitar 30 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp5 juta. Panitia berharap Program Perempuan Masa Kini dapat menjadi ruang kolaborasi untuk melahirkan perempuan yang sehat, berdaya, peduli lingkungan, dan mampu menjadi penggerak perubahan menuju masa depan yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....