ITDC Siap Kawal Kebangkitan Destinasi Berbasis Budaya

  • 30 Mei 2026 10:14 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) siap mengawal program ekspansi destinasi pariwisata Kabupaten Pandeglang melalui optimalisasi sektor kebudayaan lokal. Budaya ngadu bedug diposisikan sebagai aset bernilai tinggi yang memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat.

Komisaris ITDC, Irna Narulita, menerangkan integrasi nilai tradisi Islami dan ekonomi kreatif mampu menciptakan ekosistem industri pariwisata yang berkelanjutan. Nilai sejarah kesenian yang melekat pada masyarakat lereng Gunung Karang dinilainya menjadi modal utama dalam menyusun pengembangan pariwisata masa depan Banten.

"Saya selaku komisaris utama ITDC bagaimana pengembangan destinasi pariwisata ini bisa berkembang berangkat dari budaya. Budaya ini nilainya sangat tinggi, selain ditabuh dentuman ini membahagiakan, membuat kita sukacita, tapi kita ingat esensinya adalah nuansa Islami keislaman," ucap Irna, Sabtu 30 Mei 2026.

Ketua Asosiasi Seniman Bedug Kabupaten Pandeglang, Endang Suhendar, mengonfirmasi tradisi ngadu beduk merupakan evolusi kreatif dari kesenian kuno bernama ngancor. Sejarah lisan para tetua mencatat ritme tabuhan bedug lahir dari memori kolektif perjuangan rakyat saat menghadapi kesulitan sandang pangan pada masa agresi militer Belanda.

"Tradisi itu kemudian berkembang, dari kesenian ngancor lahirlah tradisi ngadu beduk yang hari ini kita saksikan. Sebuah ruang adu kreativitas, adu semangat, dan adu kekompakan antarwarga. Tradisi besar ini terlalu besar bila hanya dipikul oleh komunitas dan terlalu penting bila hanya hidup dari semangat sukarela," kata Endang Suhendar.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memastikan aparatur provinsi akan mengawal ketat pembinaan 20 kampung sanggar seni yang menjadi pilar utama festival. Sinergi pembiayaan bersama dikatakan Dimyati akan disiapkan guna menjaga motivasi para pelaku seni di lapangan.

"Saya melihat sudah lebih bagus ini dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini lebih bagus. Lebih tertata, lebih mewah, lebih banyak lebih antik, saya mengapresiasi itu semua. Kita minta semua stakeholder untuk dukung membantu program acara ngaduk-beduk seperti ini," kata Achmad Dimyati Natakusumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....