Harga Arang di Pasar Lama Serang Melonjak saat Iduladha
- 27 Mei 2026 00:42 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Harga arang dan perlengkapan bakar sate di Pasar Lama, Kota Serang mulai mengalami kenaikan menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Meski harga naik, warga tetap membeli untuk kebutuhan bakar-bakaran bersama keluarga saat hari raya kurban.
Pedagang arang di Pasar Lama Serang, Firdaus mengatakan, harga arang per karung naik dari Rp120 ribu menjadi Rp150 ribu. Kenaikan juga terjadi pada tusuk sate yang sebelumnya dibeli Rp5 ribu kini menjadi Rp8 ribu per bungkus.
“Kalau menjelang Iduladha memang banyak yang cari arang buat bakar-bakaran,” kata Firdaus, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurutnya, peningkatan pembeli mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Dalam sehari, penjualan arang saat menjelang Iduladha bisa mencapai 10 karung, sedangkan hari biasa sekitar lima karung per hari.
Arang yang dijual berasal dari hasil pembakaran kayu milik keluarganya di kampung. Selain dijual kepada warga, arang juga dipasok ke sejumlah rumah makan dan lesehan di Kota Serang.
“Sehari-hari juga jualan areng, ada kirim ke restoran,” ujarnya.
Firdaus dibantu anaknya, Nugi, melayani pembeli yang datang hingga malam hari. Menurut Nugi, waktu paling ramai biasanya terjadi selepas Magrib menjelang hari raya.
“Kalau hari raya besar biasanya ramai malam sampai jam sepuluh. Yang paling banyak dicari areng sama tusukan sate,” kata Nugi.
Selain arang karungan, tersedia juga arang kemasan kecil dengan harga mulai Rp5 ribu hingga Rp35 ribu. Sementara tusuk sate dijual Rp15 ribu per bungkus.
Salah seorang pembeli, Dewi, warga Serang, mengaku tetap membeli perlengkapan bakar sate meski harga mengalami kenaikan.
“Kalau Iduladha pasti ada bakar-bakaran keluarga. Jadi beli areng, tusuk sate sama kipas juga,” ujar Dewi.
Menurutnya, kenaikan harga perlengkapan bakaran masih tergolong wajar dan tidak mengurangi tradisi berkumpul bersama keluarga saat Iduladha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....