ASN Pemkot Cilegon Diminta Tingkatkan Pengetahuan Tata Bahasa Penulisan Naskah Dinas
- 23 Mei 2023 17:34 WIB
- Banten
KBRN, Cilegon: Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon diminta agar meningkatkan pengetahuan tentang tata bahasa, terutama dalam penulisan naskah dinas. Menurutnya, hal itu penting dilakukan guna menunjang kinerja setiap ASN di lingkungan Pemkot Cilegon.
"Pemerintah Kota Cilegon berterima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Banten atas asistansinya melaksanakan kegiatan ini. Sehingga kita dapat menambah pengetahuan tata bahasa, khususnya dalam penulisan naskah dinas,” kata Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Selasa (23/5/2023).
Melalui program penyuluhan bahasa Indonesia itu, Maman berharap Pemerintah Kota Cilegon dapat berkontribusi lebih baik dalam penataan bahasa Indonesia.
"Saya juga berharap, setelah penyuluhan ini para peserta bukan hanya menjadi garda terdepan di sekitar pemerintahan, tapi juga menjadi duta bahasa yang mengajak masyarakat dalam membudayakan bahasa Indonesia," ucap Maman.
Dalam hal ini, Maman meminta semua peserta dapat mengikuti kegiatan penyuluhan dengan baik.
"Saya minta agar semua peserta mengikuti penyuluhan ini dengan baik dan komitmen dalam pemahaman tata bahasa Indonesia yang baik,” pintanya.
Sementara, Perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Banten Wuri Dian Trisnasari mengatakan, penyuluhan Bahasa Indonesia bagi tenaga Profesional di Kota Cilegon itu merupakan salah satu program kerja Kantor Bahasa Provinsi Banten.
“Kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia ini merujuk kepada bidang literasi. Kantor Bahasa Provinsi Banten merupakan unit pelaksana teknis dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang pada tahun ini (2023) memiliki 3 program kerja utama, salah satunya adalah literasi," ujar Wuri.
Menurut Wuri, penyuluhan bahasa itu digelar untuk memberikan pemahaman dan pembinaan tata bahasa Indonesia.
"Penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman pada masyarakat tentang tata bahasa ruang publik dan juga untuk meningkatkan kemampuan serta pemahaman penulisan naskah dinas," jelas Wuri.
Diketahui, Program Penyuluhan Bahasa Indonesia itu dilaksanakan atas kerjasama antar lembaga diantaranya Sekda Kota Cilegon, Dinas Pendidikan Kota Cilegon, MGMP Provinsi Banten dan Perwakilan Lembaga Terbina dari Kota Cilegon, Kota Serang serta Kabupaten Serang. Kegiatan yang digelar selama 3 hari itu diikuti 100 peserta dari utusan berbagai lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swasta dan binaan Kantor Bahasa Provinsi Banten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....