Juru Sembelih Hewan di Banten Tingkatkan Pelatihan Hadapi Iduladha 2026
- 21 Mei 2026 16:24 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Dewan Perwakilan Wilayah Juru Sembelih Halal (DPW Juleha) Banten meningkatkan kesiapan menghadapi Iduladha 2026 melalui berbagai pelatihan penyembelihan halal di sejumlah daerah di Banten. Pelatihan tersebut menyasar panitia kurban, masyarakat umum, hingga pengurus masjid agar proses penyembelihan berjalan sesuai syariat dan standar kompetensi.
Ketua DPW Juleha Banten, Syailendra Norman mengatakan, menjelang Iduladha 2026 pihaknya telah menggelar berbagai pelatihan melalui program Juleha Goes to Masjid. Selain masjid, pelatihan juga menyasar pondok pesantren dan sekolah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyembelihan halal.
DPW Juleha Banten mencatat, sepanjang tahun lalu terdapat 44 pelatihan dengan jumlah peserta hampir mencapai 2.055 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian peserta kemudian bergabung menjadi anggota Juleha dan mengikuti peningkatan kompetensi melalui sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Target kami ke depan setiap desa memiliki satu Juleha yang bersertifikasi BNSP. Mudah-mudahan ada dukungan dari berbagai pihak agar target itu bisa tercapai,” ujar Norman dalam dialog Kita Indonesia di Pro 1 RRI Banten, Kamis, 21 Mei 2026.
Selain pelatihan, Juleha juga mendorong kesiapan sarana penyembelihan seperti ketajaman pisau, kebersihan alat, hingga standar lokasi penyembelihan. Menurut Norman, proses kurban harus dilakukan sesuai standar agar menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal bagi masyarakat.
Norman menuturkan, Juleha berdiri secara nasional pada 2016 di Gresik, sedangkan wilayah Banten mulai terbentuk pada 2019. Saat ini, Juleha Banten memiliki delapan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.
Menurut Norman, pembentukan Juleha dilatarbelakangi masih banyaknya praktik penyembelihan hewan yang belum memenuhi ketentuan syariat Islam. Ia menyebut komunitas tersebut awalnya berasal dari komunitas bilah sebelum berkembang menjadi organisasi juru sembelih halal.
“Tujuan dibentuk Juleha karena banyak penyembelihan yang tidak memenuhi syariat. Maka dibentuklah Juleha untuk memperbaiki proses penyembelihan agar sesuai ketentuan Islam,” ucap Norman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....