Harkitnas Jadi Momentum Refleksi Semangat Persatuan Bangsa
- 20 Mei 2026 19:55 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dinilai menjadi momentum merefleksikan semangat persatuan bangsa. Yang mana semangat kebangkitan nasional telah diwariskan sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908.
“Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi,” ujar Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Harkitnas Ke-118 di Lapangan Alun-alun Rangkasbitung, Rabu 20 Mei 2026.
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing.
Amir Hamzah mengatakan, perjuangan para pendiri bangsa telah melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan nasional. Wabup menegaskan, semangat kebangkitan nasional harus terus dimaknai secara dinamis mengikuti perkembangan zaman. Mengingat tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah semata.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Generasi muda, lanjut Amir Hamzah, memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi digital.
“Kita harus menjaga tunas bangsa agar mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” katanya.
Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun daerah maupun bangsa. Menurutnya, semangat kebangkitan nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui persatuan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....