Lebak Tambah Seratus Lampu Jalan Hemat Energi
- 13 Mei 2026 06:26 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak terus meningkatkan pelayanan penerangan jalan umum (PJU) di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui penambahan titik lampu baru dan penggantian lampu konvensional menjadi lampu hemat energi jenis LED.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Abdul Rozak,di Rangkasbitung, Selasa, 12 Mei 2026, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari program peningkatan pelayanan publik. Menurutnya, penerangan jalan yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendukung keselamatan pengguna jalan pada malam hari.
“Pemerintah Kabupaten Lebak terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penerangan jalan umum agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari,” ujar Abdurazak.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah PJU yang tercatat di wilayah Kabupaten Lebak mencapai 3.710 titik. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah ruas jalan utama, kawasan permukiman, hingga jalur penghubung antarwilayah di Kabupaten Lebak.
Pada tahun 2026 Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak merencanakan penambahan sebanyak 100 titik PJU baru. Penambahan tersebut diprioritaskan pada wilayah yang masih minim penerangan dan jalur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.
Abdurazak mengatakan, pemerintah daerah juga terus melakukan modernisasi sistem penerangan jalan secara bertahap. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengganti lampu konvensional dengan lampu LED yang dinilai lebih hemat energi dan efisien.
“Penggantian lampu konvensional ke LED kami lakukan bertahap sebagai langkah efisiensi anggaran dan penghematan energi listrik,” katanya.
Ia menuturkan, sebelumnya banyak titik penerangan jalan menggunakan lampu jenis SON E dan SON T. Namun, menurut dia, penggunaan lampu tersebut kini dinilai sudah kurang efisien karena konsumsi daya listriknya lebih besar dibandingkan lampu LED.
“Lampu SON E dan SON T memiliki konsumsi listrik yang cukup tinggi, sehingga secara bertahap mulai kami ganti dengan lampu LED,” ucapnya.
Selain lebih hemat energi, lampu LED juga disebut memiliki kualitas pencahayaan yang lebih baik dan usia pemakaian lebih panjang. Dengan penggunaan LED, pemerintah daerah berharap biaya operasional penerangan jalan dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Abdurazak mengakui kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Lebak masih cukup besar. Hal tersebut disebabkan luas wilayah Kabupaten Lebak serta panjang ruas jalan yang membutuhkan penerangan memadai.
Ia menyebutkan, idealnya jarak antar titik lampu penerangan jalan sekitar 50 meter agar pencahayaan lebih maksimal dan merata. “Kami berharap penambahan dan modernisasi PJU ini dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....