Pemkab Pandeglang Dorong Budaya Literasi Generasi Alpha
- 12 Mei 2026 20:09 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus menggenjot peningkatan indeks literasi masyarakat melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur Tingkat SD Sederajat se-Kabupaten Pandeglang Tahun 2026. Kompetisi edukatif tersebut dipusatkan di Gedung Layanan Perpustakaan Aulia Kabupaten Pandeglang pada Selasa, 12 Mei 2026 dan dibuka secara resmi oleh yang hadir mewakili Bupati Pandeglang yakni Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar.
Dalam sambutannya Ia menekankan pola literasi generasi alpha saat ini dinilainya telah bergeser ke ranah digital. Sehingga penguatan karakter dan pola pikir kritis melalui budaya membaca menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.
"Budaya literasi di Kabupaten Pandeglang masih perlu terus ditingkatkan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini indeks literasi daerah bisa meningkat," ujar Nandar, Selasa 12 Mei 2026.
Melalui lomba bertutur, Ia berharap akan muncul semangat baru dalam melestarikan sejarah dan kearifan lokal di tengah masifnya arus informasi digital. Pemerintah mengajak seluruh elemen, mulai dari lingkungan sekolah hingga keluarga, untuk bersinergi menciptakan ekosistem yang mendukung minat baca di Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni, menyebutkan lomba bertutur ini merupakan bagian integral dari Festival (Budaya Menggemburkan Literasi) Bubur Terasi Tahun 2026. Tercatat sebanyak 50 peserta dari berbagai sekolah dasar ikut berpartisipasi menunjukkan bakat bercerita mereka.
Menurutnya fstival ini tidak hanya berfokus pada lomba bertutur, namun juga mencakup berbagai bimbingan teknis literasi informasi serta pembinaan perpustakaan desa. "Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan kreativitas generasi muda di Kabupaten Pandeglang," ucap Neneng.
Rangkaian kegiatan lainnya yang turut memeriahkan festival ini meliputi lomba video literasi, kompetisi menulis resensi buku, hingga pemilihan perpustakaan kelurahan terbaik. Seluruh rangkaian tersebut dirancang DPAD sebagai wadah pembelajaran berkelanjutan dan penguatan karakter anak sejak usia dini.
Neneng menyebut Festival Bubur Terasi 2026 sendiri mengusung jargon "Budaya Menggembirakan Literasi" sebagai filosofi utama dalam menumbuhkan kesenangan membaca. Upaya ini dipandangnya sebagai langkah strategis dalam melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....