Seribu Petugas Siap Sisir Ekonomi Pandeglang

  • 10 Mei 2026 15:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang menyiapkan sekitar seribu personel lapangan untuk mensukseskan agenda Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga Agustus mendatang. Petugas tersebut akan menyisir setiap sudut wilayah guna melakukan pendataan langsung kepada seluruh rumah tangga dan unit usaha.

Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, menekankan petugas yang direkrut wajib memiliki kemampuan mengoperasikan teknologi ponsel pintar dengan baik. Hal ini dikarenakan seluruh proses input data tidak lagi menggunakan formulir kertas, melainkan melalui aplikasi khusus yang terhubung langsung ke database pusat.

Kita siapkan sekitar seribu petugas lapangan yang menguasai teknologi HP karena pendataan sekarang melalui aplikasi, tidak lagi menggunakan kertas," ujar Achmad, Minggu 10 Mei 2026.

Seluruh calon petugas disebutnya akan menjalani pelatihan intensif mulai 30 Mei hingga 14 Juni 2026 guna menyamakan persepsi mengenai konsep dan definisi operasional sensus. Pelatihan ini juga membekali petugas dengan keterampilan komunikasi yang efektif agar mampu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya data ekonomi.

Ia meminta masyarakat untuk cermat dalam mengenali identitas resmi petugas BPS guna mengantisipasi modus penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Petugas resmi dikatakannya akan dilengkapi dengan rompi khusus, tanda pengenal, serta surat tugas sebagai validasi identitas.

"Masyarakat harus cermat mengecek identitas petugas yang pakai rompi dan tanda pengenal, ada barcode yang bisa di-scan untuk memverifikasi tugas mereka," katanya.

Namun, BPS mencatat tantangan utama di Pandeglang adalah memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar tidak merasa sungkan atau takut saat memberikan data pendapatan. BPS Pandeglang menjamin bahwa petugas lapangan dilarang keras menyebarluaskan data individu responden kepada pihak mana pun.

Perlindungan data pribadi dijamin BPS sepenuhnya melalui undang-undang statistik guna mendukung iklim usaha yang sehat di daerah. BPS berharap keterlibatan seribu petugas ini mampu menjangkau seluruh potensi ekonomi yang selama ini belum terdata dengan baik.

Mulai dari usaha mikro di perkampungan hingga hotel-hotel di kawasan wisata pesisir pantai. Keberhasilan pendataan door-to-door ini dinilai Achmad menjadi fondasi bagi perencanaan ekonomi Kabupaten Pandeglang selama sepuluh tahun ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....