Cara Peternak Cimanuk Pandeglang Menjaga Kesehatan Hewan Kurban

  • 07 Mei 2026 17:50 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Peternakan Sapi Jawara di Desa Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, memperketat prosedur kesehatan hewan guna mengantisipasi ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Iduladha 2026. Langkah preventif ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas tawar-menawar dan masuknya stok sapi baru dari berbagai daerah luar Provinsi Banten.

Pengelola peternakan Sapi Jawara, Muhammad Ari Pragantha mengungkapkan, vaksinasi menjadi benteng utama dalam melindungi ternak dari serangan virus. Sapi-sapi yang didatangkan dari daerah asal seperti Jawa Timur, hingga Bali disebutnya telah dipastikan mendapatkan vaksin, bahkan dilakukan vaksinasi ulang setibanya di kandang Cimanuk.

"Persiapan sapi sebelum dikirim ke sini harus divaksin, bahkan kita lakukan vaksinasi ulang di kandang. Kebersihan kandang dan asupan gizi tidak boleh kurang agar sapi tidak gampang tertular penyakit," ujar Ari, Kamis 7 Mei 2026.

Selain vaksinasi, aspek kebersihan kandang dan asupan gizi dikatakannya menjadi prioritas harian untuk menjaga imunitas sapi potong tetap optimal. Peternak menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dengan rutin membersihkan sanitasi serta memberikan pakan berkualitas khusus penggemukan.

Ari mengatakan konsumen saat ini jauh lebih kritis dalam memilih hewan kurban dengan menanyakan riwayat kesehatan dan bukti pemeriksaan medis dari dinas terkait.

Ancaman PMK yang sering muncul menjelang hari raya besar disebut Ari menuntut peternak untuk lebih waspada dalam mengelola keluar masuknya hewan. Pencegahan lebih awal dipandangnya jauh lebih efektif dan ekonomis dibandingkan melakukan pengobatan saat ternak sudah terjangkit.

"SOP kami sangat ketat dan diawasi rutin oleh dokter dari Dinas Kesehatan Pandeglang dua minggu sekali. Insya Allah sapi-sapi di sini terjamin bebas dari penyakit," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....