Kenaikan Harga Minyak Goreng Bebani Pasar Tradisional
- 06 Mei 2026 18:23 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Harga minyak goreng di pasar tradisional Kabupaten Pandeglang yang berada di harga Rp.15.000 hingga Rp.20.000 dilaporkan merangkak naik dan menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi pada April 2026. Kenaikan terjadi secara merata mulai dari minyak goreng kemasan premium hingga minyak curah, yang dipicu oleh fluktuasi harga sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dunia.
Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, menyebutkan minyak goreng memberikan andil inflasi sebesar 0,23 persen sepanjang bulan April dengan tingkat kenaikan harga mencapai 7,41 persen secara bulanan. Selain faktor global, menurutnya kenaikan ini bertepatan dengan kebijakan penyesuaian harga BBM jenis nonsubsidi serta LPG nonsubsidi oleh Pertamina pada pertengahan bulan.
"Fluktuasi harga CPO global masih memberi tekanan terhadap harga minyak goreng, sehingga keterjangkauan bagi masyarakat tetap menjadi tantangan," katanya, Rabu 6 Mei 2026.
BPS mencatat kenaikan harga LPG 12 kg sebesar Rp36.000 dan LPG 5,5 kg sebesar Rp17.000 turut memengaruhi pengeluaran rumah tangga dan sektor jasa makanan. Kelompok penyediaan makanan dan minuman di restoran pun disebutnya mengalami inflasi sebesar 1,52 persen sebagai dampak dari naiknya harga energi dan bahan baku.
Peristiwa geopolitik di Timur Tengah juga dikatakan Achmad mulai berdampak pada kenaikan komponen barang elektronik di pasar. Meski demikian, dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat kelas bawah menurutnya adalah naiknya harga minyak goreng dan bumbu dapur seperti bawang merah.
"Minyak goreng mengalami inflasi 7,41 persen pada bulan April ini. Kenaikan terjadi merata baik di kemasan premium maupun minyak curah, dan ini dikeluhkan oleh pedagang," kata Achmad.
Achmad Widijanto menjelaskan pengawasan terhadap harga minyak goreng kemasan menjadi krusial untuk mencegah penimbunan yang dapat memperparah kondisi pasar. Pemerintah daerah didorong untuk melakukan langkah diplomasi dan koordinasi dengan distributor guna memastikan pasokan tetap tersedia bagi pedagang pasar tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....