DLH Periksa Dugaan Limbah di Sungai Sekitar Terminal Pakupatan
- 06 Mei 2026 05:30 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bau menyengat dari aliran sungai di Lingkungan terminal Pakupatan, Kelurahan Penancangan mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang melakukan penelusuran di sepanjang aliran air, Rabu, 6 Mei 2026. Langkah ini diambil setelah warga melaporkan perubahan warna air dan kematian sejumlah Ikan sapu-sapu.
Tim pengawasan DLH menyisir titik-titik yang diduga menjadi sumber pencemaran. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan asal limbah, baik dari aktivitas usaha, rumah tangga, maupun kemungkinan sisa kegiatan peternakan di sekitar aliran sungai.
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengatakan pengecekan lapangan difokuskan pada identifikasi awal sebelum pengambilan sampel air. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan.
“Tim sudah turun menyusuri aliran sungai untuk mencari sumbernya. Jika ditemukan pelanggaran, akan diproses sesuai ketentuan,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menambahkan, penanganan tidak bisa dilakukan terburu-buru tanpa data ilmiah. Setiap tindakan, termasuk upaya pemulihan kualitas air, menunggu hasil analisis agar sesuai dengan jenis pencemar yang ditemukan.
Di sisi lain, warga mengaku dampak pencemaran mulai terlihat. Dani, warga setempat, menyebut air sungai berubah warna menjadi kehitaman setelah hujan turun sehari sebelumnya.
“Baunya kuat, airnya gelap. Ikan banyak yang mati, bahkan biawak naik ke darat dalam kondisi lemas,” katanya.
DLH memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga sumber pencemaran teridentifikasi. Pemeriksaan lanjutan juga mencakup evaluasi kondisi ekosistem sungai untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....