Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Siswa SDN Sukaratu 5
- 30 Apr 2026 14:07 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Kecelakaan maut terjadi di lingkungan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang saat jam istirahat sekolah sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah kendaraan yang dikemudikan seorang Kepala Dinas di Kabupaten Pandeglang tiba-tiba hilang kendali hingga menabrak kerumunan siswa dan pedagang di area sekolah.
Insiden tragis tersebut mengakibatkan tujuh orang menjadi korban, dengan satu siswa kelas 4 dilaporkan meninggal dunia akibat luka berat. Saksi mata sekaligus guru SDN Sukaratu 5, Rika, menjelaskan kendaraan tersebut melaju tidak terkendali hingga menghantam pedagang serta anak-anak yang sedang beristirahat.
Rika menuturkan korban terdiri dari enam siswa, seorang pedagang, dan seorang tenaga sales. Seluruh korban langsung dievakuasi menuju RSUD Berkah Pandeglang guna mendapatkan penanganan medis.
"Posisi anak lagi istirahat setengah 10 di tempat pedagang, mobil langsung nabrak ke anak-anak sampai kena tembok. Informasinya yang bawa Kepala Dinas, dia sendiri dan masih memakai infus karena katanya punya penyakit diabetes," kata Rika, Kamis 30 April 2026.
Pelaku yang merupakan pejabat dinas di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang diketahui sedang dalam kondisi sakit dan masih menggunakan selang infus saat mengemudi sendiri di dalam mobil. Pengemudi diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes yang diduga memicu terjadinya hilang kendali saat kendaraan memasuki area sekolah.
Sementara, ibu dari salah seorang korban, Irma, menuturkan peristiwa berlangsung sangat cepat ketika anak-anak sedang berkumpul di depan lapak pedagang. Anaknya mengalami luka serius pada bagian kaki, mulut, dan dahi akibat benturan keras kendaraan tersebut.
Kedatangan mobil yang tiba-tiba menurutnya membuat anak-anak tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya kendaraan baru berhenti setelah menabrak tembok bangunan sekolah. "Anak-anak lagi jajan terus tiba-tiba ada mobil datang. Korban ada tujuh orang, satu meninggal siswa kelas 4. Anak saya luka di kaki, mulut, sama jidat," ujar Irma.
Keluarga korban berharap adanya pertanggungjawaban penuh atas insiden yang merenggut nyawa dan melukai para siswa ini. Kini Polsek Pandeglang sedang melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Saat ini area sekolah masih menyisakan sisa reruntuhan tembok dan lapak dagangan yang hancur tertabrak mobil.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....