Stok Beras Melimpah, Lebak Pandeglang Aman Setahun
- 29 Apr 2026 16:53 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten, dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Hal ini menyusul stok beras yang tersimpan di Perum Bulog Cabang Lebak-Pandeglang mencapai 25 ribu ton. Anggota DPR, Ali Zamroni, mengapresiasi melimpahnya persediaan beras tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke gudang Bulog di Lebak.
Ia menilai kondisi ini memberikan rasa aman bagi masyarakat terkait kebutuhan pangan pokok. "Kami mengapresiasi persediaan beras itu melimpah dan memenuhi ketersediaan pangan masyarakat," ujar Ali Zamroni, Rabu, 29 April 2026.
Menurutnya, selama ini pasokan beras di dua kabupaten tersebut relatif stabil dan tidak mengalami gangguan berarti. Hal ini menjadi indikator bahwa pengelolaan cadangan pangan berjalan dengan baik. Ia juga menyebutkan bahwa jumlah stok yang mencapai puluhan ribu ton tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga satu tahun ke depan.
"Saya kira persediaan beras sebanyak itu relatif aman dan mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat untuk satu tahun ke depan," katanya.
Kepala Perum Bulog Cabang Lebak-Pandeglang, M Syaukani, menyampaikan, pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan beras melalui berbagai langkah strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan penyerapan gabah dari petani lokal, terutama saat musim panen berlangsung.
Langkah tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stok beras, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. "Perusahaan hingga kini terus mengoptimalkan penyerapan gabah dari petani guna menjaga ketersediaan pangan," kata Syaukani.
Ia menjelaskan gabah hasil panen petani dibeli sesuai dengan harga patokan pemerintah (HPP), yakni sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering pungut (GKP).
Dengan harga tersebut, petani diharapkan mendapatkan keuntungan yang layak sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
"Kami meyakini harga gabah sebesar itu dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga petani," ujarnya.
Bulog juga memastikan distribusi beras kepada masyarakat berjalan lancar, termasuk melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program tersebut dinilai efektif dalam menjaga kestabilan harga beras di pasaran, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Dengan ketersediaan stok yang melimpah serta distribusi yang terkelola dengan baik, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat di Lebak dan Pandeglang akan tetap terpenuhi dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....