Relawan Renovasi Musala yang Rusak Parah di Sindangresmi
- 27 Apr 2026 14:20 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Sebuah musala di Kampung Keong, Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, akhirnya mendapatkan penanganan serius setelah kondisinya nyaris ambruk selama belasan tahun. Bangunan yang menjadi pusat ibadah dan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak setempat tersebut kini mulai direnovasi total oleh Pokja Relawan Banten bersama tim gabungan.
Kondisi infrastruktur keagamaan di wilayah tersebut sebelumnya sangat tidak layak dengan atap genteng yang runtuh serta dinding bilik yang bolong di berbagai sisi. Kerusakan pada fondasi dan tempat wudu membuat warga harus beribadah di tengah ancaman reruntuhan dan kebocoran saat hujan turun. Meski membahayakan, semangat warga dan anak-anak untuk tetap memakmurkan musala tersebut tidak pernah surut di tengah keterbatasan sarana.
Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin menjelaskan, musala yang berdiri di atas tanah wakaf sejak 20 tahun lalu ini memiliki peran krusial bagi kehidupan sosial masyarakat desa. Mengingat kerusakannya yang sudah mencapai tahap kritis dan tidak ada lagi bagian bangunan yang bisa dipertahankan. Maka dia dan tim relawan memutuskan untuk merobohkan bangunan lama guna membangun kembali konstruksi yang baru.
"Kami menemukan kondisi musala itu sangat memprihatinkan setelah 20 tahun berdiri di atas tanah wakaf. Saat ini bangunan sudah diratakan dengan tanah untuk direnovasi total karena hampir seluruh bagian sudah tidak bisa digunakan lagi," ujar Lulu Jamaludin, Senin 27 April 2026.
Langkah renovasi ini diambil Pokja Relawan Banten sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik di daerah pelosok yang luput dari perhatian. Relawan berupaya menciptakan ruang belajar mengaji yang pantas serta tempat sujud yang representatif bagi generasi muda di kampung tersebut. Dukungan dari berbagai pihak pun diharapkannya dapat mempercepat proses pembangunan agar fungsi pendidikan dan ibadah dapat segera kembali normal.
"Meskipun kondisinya lapuk, aktivitas warga dan anak-anak mengaji tidak pernah berhenti. Kami berharap dengan renovasi ini, fungsi ibadah dan pendidikan di kampung tersebut dapat berjalan dengan lebih baik, aman, dan nyaman," ucapnya.
Dengan bangunan yang lebih kokoh nantinya, Menurut Lulu warga tidak perlu lagi merasa khawatir akan keselamatan mereka saat menjalankan aktivitas keagamaan. Ia menjelaskan fokus pembangunan saat ini meliputi penguatan fondasi, dinding permanen, serta penyediaan fasilitas sanasi wudu yang lebih bersih dan layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....