Atasi Kelebihan Kapasitas, Rutan Pandeglang Terapkan Manajemen Adaptif
- 27 Apr 2026 12:25 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang menghadapi tantangan serius berupa kelebihan kapasitas hunian, dengan jumlah warga binaan mencapai 300 orang, sedangkan kapasitas ideal hanya 120 orang. Kondisi ini mendorong manajemen Rutan untuk terus berinovasi dalam menjaga kesehatan, keamanan, serta pemenuhan hak dasar warga binaan pemasyarakatan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Pandeglang, Bayu Anggoro Krisnapati mengatakan, pihaknya menerapkan manajemen ruang yang adaptif guna mengatasi kepadatan tersebut. Ia menegaskan, kondisi over kapasitas tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan terhadap warga binaan.
“Kami menerapkan prinsip manajemen ruang dan layanan responsif untuk memastikan meskipun kepadatan tinggi, martabat manusia dan hak dasar warga binaan tetap terjaga,” ujarnya dalam dialog Banten Menyapa, Senin, 27 April 2026.
| Baca juga: Penghuni Rutan Pandeglang Lebihi Kapasitas |
Dia menambahkan, pendekatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan aspek kemanusiaan. Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah pengelompokan hunian berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan tingkat risiko.
Strategi ini bertujuan untuk meminimalkan potensi konflik serta mencegah penyebaran penyakit di dalam rutan. Selain itu, pihak rutan juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memindahkan narapidana ke lembaga pemasyarakatan lain yang memiliki kapasitas lebih longgar.
Di bidang kesehatan, petugas medis secara aktif melakukan pemeriksaan rutin langsung ke kamar hunian. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan deteksi dini terhadap penyakit, terutama di tengah kondisi hunian yang padat. Langkah tersebut dinilai efektif dalam menekan risiko penularan penyakit di lingkungan rutan.
Program kebersihan juga menjadi perhatian utama melalui lomba kebersihan antarblok serta pengelolaan air bersih secara berkala. Bayu menegaskan bahwa pelayanan dasar tidak boleh terhambat oleh keterbatasan ruang. “Pelayanan tidak boleh terbatas meskipun ruang gerak terbatas,” katanya.
Selain itu, percepatan program remisi dan integrasi sosial berbasis sistem digital menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi kepadatan. Proses pengajuan hak warga binaan kini lebih cepat dan transparan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan hunian sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan di Rutan Pandeglang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....