Dukung Pembelajaran, SRT 37 Serang Fasilitasi Pemeriksaan Mata Siswa
- 21 Apr 2026 12:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kelancaran proses belajar menjadi perhatian Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 37 Serang dengan menggandeng Rumah Sakit Mata Achmad Wardi dalam pemeriksaan kesehatan mata siswa. Langkah ini dilakukan setelah sejumlah anak terindikasi mengalami gangguan penglihatan dari hasil cek kesehatan awal.
Kepala SRT 37 Serang, Ria Seprianika, menjelaskan pemeriksaan lanjutan difokuskan pada siswa yang sebelumnya terdata memiliki keluhan pada penglihatan. Total ada 18 siswa yang menjalani pemeriksaan, terdiri dari jenjang SD dan SMP, dengan mayoritas berasal dari sekolah dasar.
Gangguan yang dialami siswa beragam, mulai dari kesulitan melihat objek jarak jauh hingga keluhan pusing saat membaca. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas belajar di kelas, terutama saat siswa harus membaca tulisan di papan tulis. “Anak-anak yang penglihatannya terganggu biasanya harus maju ke depan supaya bisa mengikuti pelajaran. Ini tentu memengaruhi konsentrasi belajar,” kata Ria, Selasa, 21 April 2026.
Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis untuk memastikan tingkat gangguan penglihatan, termasuk rabun jauh dan silinder. Hasilnya akan menjadi dasar tindak lanjut, terutama bagi siswa yang membutuhkan alat bantu seperti kacamata.
Salah satu siswa kelas 3, Dafa, mengalami gangguan penglihatan dengan minus mencapai 11,25. Ia mengaku kesulitan melihat sejak lama hingga harus mendekat ke papan tulis setiap kali belajar. “Kalau lihat jauh tidak kelihatan, jadi harus maju ke depan,” katanya.
Ia menyebut kondisi tersebut sudah dirasakan sejak taman kanak-kanak, namun belum pernah mendapatkan pemeriksaan karena keterbatasan biaya. Sementara itu, Zara, siswi tingkat SMP, juga mengalami gangguan penglihatan berupa silinder satu. Ia sering melihat buram saat memandang dari kejauhan dan memilih mengatasinya dengan berpindah tempat duduk. “Kalau jauh buram, biasanya maju ke depan,” ujarnya.
Ria menambahkan, kebiasaan penggunaan gawai dengan jarak dekat serta pola konsumsi yang kurang seimbang turut memengaruhi kesehatan mata yang menjadi kebiasaan saat dirumah. Kondisi ini banyak ditemukan pada anak-anak usia sekolah dasar.
Melalui pemeriksaan ini, pihak sekolah berupaya memastikan setiap siswa mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan. Penyediaan kacamata bagi siswa yang memerlukan menjadi bagian dari tindak lanjut agar kemampuan melihat mereka membaik.
Dengan penglihatan yang lebih jelas, siswa diharapkan dapat mengikuti pembelajaran secara optimal tanpa hambatan, sehingga proses belajar di kelas berjalan lebih efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....