Realisasi APBD Lebak 2026 Mulai Bergerak

  • 20 Apr 2026 16:00 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 hingga 17 April menunjukkan kinerja yang mulai bergerak, meski masih berada pada tahap awal tahun anggaran.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengatakan realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp716,49 miliar atau sekitar 25,85 persen dari total target Rp2,77 triliun. “Realisasi pendapatan daerah sudah mencapai Rp716,49 miliar atau sekitar 25,85 persen,” ujar Halson Nainggolan, Jum'at, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, kontribusi terbesar pendapatan daerah masih berasal dari pendapatan transfer pemerintah pusat. Pendapatan transfer tersebut telah terealisasi sebesar Rp586,59 miliar atau 26,05 persen dari pagu yang ditetapkan.

Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp129,89 miliar atau 24,95 persen. Di sisi lain, realisasi belanja daerah masih relatif rendah dibandingkan pendapatan.

Dari total anggaran belanja sebesar Rp2,82 triliun, realisasi baru mencapai Rp498,10 miliar atau 17,64 persen. “Belanja daerah memang masih dalam tahap awal penyerapan,” kata Halson, Senin 20 April 2026.

Belanja operasi menjadi komponen dengan realisasi terbesar, yakni Rp468,07 miliar atau 20,74 persen. Sementara , belanja modal yang berkaitan dengan pembangunan fisik baru terserap Rp17,37 miliar atau 16,79 persen.

Halson menyebutkan pemerintah daerah terus mendorong percepatan realisasi anggaran, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

Upaya tersebut dilakukan agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sesuai target.

“Kami akan terus mendorong percepatan realisasi agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk mempercepat penyerapan anggaran di sisa tahun berjalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....