Bagian Tengah Alun-alun Kota Serang Akan Bebas Kendaraan dan Ramah Pejalan Kaki
- 17 Apr 2026 23:53 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Wajah baru Alun-alun Kota Serang mulai disiapkan. Kawasan yang selama ini terpisah antara sisi barat dan timur akan disatukan dalam satu ruang publik terpadu, sementara jalan di tengah alun-alun tidak lagi dilalui kendaraan bermotor dan dialihkan khusus bagi pejalan kaki.
Langkah tersebut disiapkan agar alun-alun menjadi ruang terbuka yang lebih nyaman, aman, dan tertata bagi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan konsep baru tersebut menjadi bagian dari penataan pusat kota sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik yang representatif.
“Ke depan jalan pemisah antara Alun-alun Barat dan Timur akan disatukan. Kawasan tengah itu tidak lagi dilalui kendaraan dan dikhususkan seratus persen bagi pejalan kaki,” kata Iwan, Jumat, 17 April 2026.
Menurutnya, area tengah nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk berjalan santai, berolahraga, serta berbagai aktivitas masyarakat lainnya tanpa terganggu lalu lintas kendaraan.
Selain penataan akses jalan, pemerintah juga akan memperbaiki seluruh ruas jalan di sekeliling alun-alun. Material jalan yang sebelumnya menggunakan aspal hotmix akan diganti dengan batu andesit agar lebih kuat dan memiliki tampilan lebih menarik.
“Estetikanya akan lebih terlihat. Konsep yang disiapkan memadukan nuansa klasik dan modern,” ujarnya.
Pembenahan juga menyasar pedestrian di sekitar kawasan. Trotoar yang selama ini rusak akibat akar pohon maupun faktor lainnya akan diperbaiki secara menyeluruh.
“Area sekeliling alun-alun, jalannya akan kita perbaiki semua. Termasuk pedestrian yang dari keramik sudah mulai rusak karena akar-akar pohon dan beberapa kerusakan lainnya,” kata Iwan.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menambahkan, revitalisasi alun-alun juga akan menghadirkan ikon baru sebagai identitas Kota Serang yang berstatus ibu kota Provinsi Banten. Di bagian tengah kawasan akan dibangun monumen Golok Banten.
“Nanti di tengah-tengah itu akan menjadi ikon Ibu Kota Provinsi Banten, yaitu ada Golok Banten di tengah-tengahnya,” ujar Budi.
Selain ikon daerah, kawasan alun-alun juga disiapkan memiliki fasilitas pendukung seperti area rekreasi, ruang aktivitas warga, hingga penataan kawasan kuliner agar lebih tertib dan nyaman.
Rencana penataan ini turut diselaraskan dengan program Pemerintah Provinsi Banten. Jalan Diponegoro yang terhubung langsung dengan kawasan alun-alun juga direncanakan ikut dibangun agar kawasan pusat kota semakin tertata.
Pemerintah Kota Serang meminta masyarakat bersabar menunggu proses administrasi dan lelang selesai sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....