Intervensi Bulog Jaga Stabilitas Harga Pangan di Serang

  • 17 Apr 2026 17:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Lonjakan harga pangan di wilayah Banten menjadi perhatian serius pemerintah dan Perum Bulog. Kepala Cabang Bulog Serang, Eko Nugroho menegaskan, pihaknya terus melakukan intervensi guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Pemantauan harga dilakukan bersama Dinas Perdagangan melalui inspeksi mendadak ke pasar. Dari hasil sidak tersebut, harga sejumlah komoditas masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama untuk beras medium yang menjadi komoditas utama Bulog.

Eko menyebutkan salah satu fokus intervensi saat ini adalah distribusi minyak goreng Minyak Kita yang sempat mengalami lonjakan harga di atas ketentuan.

“Pagi hari ini kami langsung turun ke pasar sekaligus menyalurkan minyak kita ke pedagang pengecer yang sudah terdaftar,” ujarnya dalam dialog Ekonomi Digital RRI Banten, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, lonjakan harga pangan dipengaruhi oleh faktor supply dan demand, termasuk distribusi bantuan pemerintah yang berdampak pada pasokan di pasar. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan barang di pasar sempat terhenti, sehingga memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

Selain itu, keterbatasan distribusi dan tingginya permintaan turut memperparah kondisi di lapangan. Bulog pun berupaya melakukan intervensi secara bertahap agar pasokan kembali normal dan harga dapat dikendalikan sesuai kebijakan pemerintah.

Sebagai langkah antisipasi, Bulog Serang telah menyiapkan stok minyak goreng sekitar 15.000 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam satu hingga dua minggu ke depan. Selain itu, stok beras mencapai 23.500 ton yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas harga hingga enam bulan ke depan.

“Kalau untuk beras, kami memiliki stok yang cukup banyak untuk menahan laju harga selama sekitar lima sampai enam bulan ke depan,” kata Eko. Ia berharap upaya intervensi ini mampu menekan gejolak harga serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan pangan dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Bulog juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam melakukan operasi pasar dan pemantauan harga. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons terhadap gejolak harga yang terjadi di berbagai wilayah.

Dengan berbagai upaya tersebut, stabilitas harga pangan diharapkan tetap terjaga, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....