Plt Sekda Ajak Presiden Jokowi Jajal Jalan Rusak di Pandeglang

  • 10 Mei 2023 19:08 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Lampung untuk merasakan langsung jalan rusak di daerah tersebut beberapa waktu lalu, menarik perhatian warganet. Banyak netizen yang juga mengeluhkan kondisi jalan di wilayahnya yang rusak. Tak terkecuali warga Pandeglang.

Dalam kolom komentar unggahan presiden usai melintasi jalan rusak di Lampung, banyak warga Pandeglang yang menyuarakan keluhan mereka tentang buruknya kondisi jalan di Pandeglang. Seperti yang ditulis akun @deadmoree_.

Pandeglang banyak yang rusak klaw pemerintah daerah ya udah nga becus mah udah serahkan saja sama pemerintah pusat aja,” tulisnya.

Baca juga:

Dua Ruas Jalan di Pandeglang yang Perlu Diwaspadai saat Arus Mudik

Begitu pula dengan akun @shnh251. “mon maaf itu mah belum seberapa di banding kan jalan pelosok desa² di desa kutamer KC Sobang kab pandeglang banten,” keluhnya.

Menyikapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Asep Rahmat justru mengajak presiden untuk terjun langsung menjajal jalan rusak di Pandeglang.

“Itu bagus sekali, dan itu merupakan suatu kehormatan jika presiden datang ke Pandeglang dan meninjau jalan yang rusak,” katanya, Rabu (10/5/2023).

Baca juga:

2022, DPKPP Pandeglang Bangun 220 Titik Jalan Lingkungan

Asep mengatakan, kedatangan presiden ke Pandeglang diharapkan memberi bantuan penanganan jalan daerah.

“Tentunya ini diharapkan adanya bantuan penanganan jalan daerah dan kami pun sebetulnya sedang berproses mengusulkan ke pusat untuk Inpres tentang penanganan jalan daerah,” ucap dia.

Asep mengakui, masih banyak jalan rusak yang belum tertangani di Kabupaten Pandeglang. Akan tetapi dia mengklaim, penanganan jalan di Pandeglang sejak tahun 2016 mengalami perkembangan yang pesat.

“Jalan kabupaten itu panjangnya 723 kilometer dengan jumlah ruas jalan sekitar 233 ruas jalan. Dalam RPJMD tahun 2015-2021, efektifnya 2016, target pembangunan jalan sebesar 190 kilometer, terealisasi 256,54 kilometer. Sehingga melebihi target,” ujar Asep.

Baca juga:

Anggaran Infrastruktur Pandeglang Tahun Depan Diprediksi Menyusut

Asep yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu mengatakan, bahwa penanganan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas pemerintah.

“Memang infrastruktur jalan jantungnya perekonomian. Oleh karena itu menjadi ekspektasi atau harapan masyarakat. Kami ingin menyelesaikan atau menuntaskan infrastuktur jalan, terutama jalan kabupaten yang menjadi kewenangan kami,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....