Infrastruktur Terdampak Cuaca di Lebak Mulai Diperbaiki
- 05 Apr 2026 22:43 WIB
- Banten
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pemulihan infrastruktur di sejumlah titik strategis yang terdampak cuaca ekstrem.
- salah satu titik prioritas penanganan berada di ruas jalan Cibayawak–Sawarna, Kecamatan Bayah.
- Dengan selesainya pembangunan drainase tersebut, diharapkan potensi banjir di ruas Cibayawak–Sawarna dapat diminimalisasi.
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pemulihan infrastruktur di sejumlah titik strategis yang terdampak cuaca ekstrem. Langkah ini dilakukan guna memastikan akses transportasi masyarakat kembali normal.
Upaya percepatan ini juga bertujuan menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Pemerintah daerah menempatkan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas utama.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Lebak, Dade Yan Apriandi, mengungkapkan salah satu titik prioritas penanganan berada di ruas jalan Cibayawak–Sawarna, Kecamatan Bayah.
Menurutnya, ruas jalan tersebut selama ini kerap mengalami banjir saat musim hujan.
Kondisi ini mengganggu mobilitas masyarakat serta berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia menjelaskan, genangan air terjadi karena belum tersedianya saluran pembuang yang memadai.
Akibatnya, air hujan meluap ke badan jalan dan membawa material sedimen. “Untuk mengatasi persoalan tersebut, kami telah membangun saluran drainase yang dilengkapi dengan saluran pembuang serta crossing atau saluran melintang menggunakan konstruksi box culvert. Alhamdulillah, penanganan di ruas tersebut kini telah selesai,” ujar Dade, Minggu, 5 April 2026.
Dengan selesainya pembangunan drainase tersebut, diharapkan potensi banjir di ruas Cibayawak–Sawarna dapat diminimalisasi. Akses jalan pun kini sudah dapat dilalui dengan lebih aman. Selain penanganan banjir, PUPR Lebak juga menangani kerusakan akibat longsor di ruas jalan Rangkasbitung–Sajira. Lokasi longsor tepatnya berada di Kampung Jambubol, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur.
Longsor tersebut dipicu tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Maret lalu. Akibatnya, badan jalan mengalami kerusakan hingga ke bagian bawah serta bahu jalan.
Sebagai langkah penanganan, PUPR melakukan pemasangan konstruksi bronjong untuk menahan pergerakan tanah. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya longsor susulan. “Penanganan di lokasi tersebut juga sudah selesai dilaksanakan,” katanya.
Perbaikan masih berlangsung di Jembatan Cibangbang yang berada di ruas jalan Gedong–Saketi, Kecamatan Sobang. Kerusakan terjadi pada bagian pelat lantai jembatan yang membutuhkan penanganan teknis.
Meski proses perbaikan masih berjalan, arus lalu lintas di lokasi tetap dibuka dengan sistem buka-tutup. Hal ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga. “Insyaallah minggu depan pekerjaan rampung dan jembatan dapat difungsikan kembali secara normal,” ucap Dade.
DPUPR Lebak memastikan seluruh proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan titik-titik vital. Pemerintah daerah berharap langkah ini mampu mendukung aktivitas masyarakat serta mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....